Ciptakan Kemampuan Berinovasi dan Berpikir Kreatif Lewat Kolaborasi Antar Mahasiswa, Pekan Kemahasiswaan UNSADA Digelar
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah berhasil memperoleh hibah Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI) tahun 2021, Pusat Studi Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Darma Persada (UNSADA) kembali mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berpikir kreatif pada Pekan Kemahasiswaan yang berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 26 dan 27 Juni 2023.
Apriliya Dwi Prihatiningtyas, M.Hum selaku koordinator kegiatan menyebitkan bahwa, setelah pendemi yang lumayan panjang, perhelatan mahasiswa secara menyeluruh ini baru pertama kali diselenggarakan kembali.
"Kegiatan ini baru dilaksanakan lagi setelah pandemi. Seluruh mahasiswa yang terlibat adalah mahasiswa internal, karena kita mau coba dari dalam dulu. Rencananya kegiatan ini akan kita jadikan sebagai program tahunan kita," kata Apriliya saat di temui INDUSTRY.co.id di UNSADA, Selasa (27/6/2023).
"Intinya kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi mahasiswa, kreativitasnya dan berfikir kritis dan kemudian kemandirian, mahasiswa itu sendiri" imbuh Apriliya.
Kegiatan Pekan Kemahasiswaan ini memiliki tiga acara utama yaitu Pasar Merdeka, Mini Talkshow, dan Senja Fest Unsada. Pasar Merdeka adalah tempat uji coba bagi mahasiswa yang akan menjalankan bisnisnya selama dua hari dan menjadi ajang tempat berkumpulnya para UMKM, pelaku industri makanan dan minuman, serta pengusaha muda kreatif yang dapat menginspirasi mahasiswa untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja.
"Pasar merdeka ini sendiri ada sebanyak 12 tenant, 10 tenant berasal dari mahasiswa sementara 2 tenant dari luar yakni pustaka obor dan dari pribadi. Mahasiswa ini kita tidak biaya untuk sewa booth karena kita mau mereka benar benar belajar berbisnis," ungkap Aprilia.
Apriliya menjelaskan, sebelum turun ke Pasar Merdeka para mahasiswa terlebih dahulu diberikan pembekalan berupa pelatihan selama satu hari. "Kita kasih tehnikal meeting juga supaya mereka bisa tau bagaimana memanage bisnis. Satu minggu setelah kegiatan para tenant ini, khususnya mahasiswa, kita mintakan laporan keuanganya supaya kita bisa lihat bagaimana dia bisa memanage bisnisnya lalu kita minta mereka juga meninggalkan kontak person mereka supaya bisa keluar dan memiliki bisnis berkelanjutan," ungkapnya.
Kemudian, Mini Talkshow yang merupakan acara bincang-bincang dengan praktisi bisnis dan alumni UNSADA yang dapat menjadi inspirasi dalam dunia wirausaha, dunia kerja, serta membawa dampak baik bagi pendidikan Indonesia. Mini Talkshow ini memiliki tujuan untuk memotivasi mahasiswa melalui role model agar menjadi inspirasi generasi muda. Adapun narasumber yang dihadirkan diantaranya adalah Kamaruttaman, S.T. (Fakultas Teknologi Kelautan, 1990); Raden Sari Yulianti, S. E. (Fakultas Ekonomi, 1993); Ir. Halid Ali Balfas, S.T., IPU. (Fakultas Teknik, 1991); dan Sintawati Wijaya, S. S. (Fakultas Bahasa dan Budaya, 2006).
"Mini Talkshow ini adalah kegiatan bincang-bincang dengan alumni yang diisi dari dunia kerja sebanyak dua orang dan dari dunia industri juga dua orang. Itu perwakilan dari setiap fakultas, Teknologi Kelautan, Teknik, Ekonomi dan Bahasa dan Budaya," ucap Apriliya.
Selanjutnya ada Senja Fest UNSADA yang merupakan penyaluran bakat mahasiswa UNSADA untuk mendorong para mahasiswa berkolaborasi dengan mahasiswa yang berasal dari program studi lain. Berbagai kegiatan menarik juga menjadi bagian dari rangkaian Senja Fest UNSADA, diantaranya adalah kegiatan musik, tari tradisional dan modern hingga costum player atau cosplay.
Rangkaian pelaksanaan kegiatan Pekan Kemahasiswaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun bagi pihak Universitas Darma Persada. Kolaborasi sinergis yang terimplementasi antar program studi dan unit akan semakin meningkatkan manfaat dari program ini bagi kemajuan pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia di masa depan.