Digitalisasi Industri Jadi Langkah Greenfields Indonesia untuk Wujudkan Personalisasi Produk

Oleh : Hariyanto | Senin, 27 Februari 2023 - 11:33 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan industri makanan dan minuman (mamin) dirasa masih mengalami kendala dalam menghasilkan produk personal. Salah satunya seperti yang disampaikan oleh Head of Manufacturing PT. Greenfields Indonesia, Darmanto Setyawan. 

Menurutnya, personalisasi produk menjadi tantangan sendiri bagi produsen. Apabila perusahaan tersebut menyediakan produk-produk yang melayani berbagai kelompok umur, sedangkan kebutuhan gizi seseorang akan berbeda-beda di setiap tahapan kehidupan, hal ini dapat menyebabkan stock keeping unit (SKU) perusahaan meningkat secara eksponensial. 

"Mengelola peningkatan SKU terkait dengan bahan persediaan, formulasi, perencanaan produksi dan penjadwalan serta efisiensi karena kerugian material dan perubahan dari waktu ke waktu itu sangat kompleks," kata Darmanto yang dikutip INDUSTRY.co.id dari laman resmi Kemenperin, Senin (27/2/2023).

"Dampaknya, adalah perlu kontrol lebih dari validasi bahan baku, kontrol proses dalam produksi dan perlunya transparansi yang lebih besar, termasuk traceability,” ungkap Darmanto.

Walau demikian, langkah-langkah digitalisasi industri mamin terus ditempuh untuk menuju terwujudnya personalisasi produk. 

PT. Greenfields sudah mulai menerapkan digitalisasi dalam proses produksinya, misalnya melalui penggunaan Sistem Manajemen Mutu untuk menentukan kandungan lemak dari susu mentah. 

Hal ini membantu perusahaan memutuskan produk mana yang akan diproduksi dari sudut pandang perencanaan dan penjadwalan produksi.

“Dengan kolaborasi perencanaan quality control dan proses produksi, informasi yang didapatkan secara digital ini juga membantu dalam mempersingkat waktu pelepasan produk ke pasar,” lanjut Darmanto.

Selain itu, solusi digital juga membantu meningkatkan efisiensi dalam produksi. Misalnya, untuk mengontrol kedaluwarsa bahan dan dokumentasi seperti standar dan sertifikat halal. 

“Digitalisasi juga membantu dalam pengelolaan dan otomasi jadwal pengujian dan pemantauan dalam proses. Hal ini dilakukan melalui pengambilan sampel dan pencatatan semua tes untuk setiap batch bahan baku, bahan dalam proses/setengah jadi, maupun produk akhir,” jelas Darmanto.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →