Menperin: Pembangunan Ethylene Base Lotte Chemical Seluas 100 Hektar

Oleh : Ridwan | Senin, 10 Juli 2017 - 15:57 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dalam kunjungan kerjanya ke Korea Selatan beberapa waktu lalu, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Chairman Lotte Chemical guna membahas pengembangan gas di Masela.

"Untuk pengembangan kita masih membutuhkan data-data yang diperlukan.," ungkap Airlangga Hartarto seusai acara Halal Bihalal bersama seluruh staf dan karyawan-karyawati di lingkungan kemenperin di Ruang Garuda kemenperin, Jakarta (10/7/2017).

Ia menambahkan, Lotte akan membangun ethylene base di kawasan Cilegon, Banten. "Saat ini progresnya baru pembebasan lahan sekitar 60 hektar, dan masih butuh tambahan 40 hektar untuk reklamasi, jadi totalnya 100 hektar," terangnya.

Seperti diketahui, Lotte Chemical Titan tengah berminat menanamkan investasinya sebesar USD 3,5 miliar untuk membangun fasilitas produksi naphtha cracker dengan kapasitas terpasang sebanyak 2 juta ton per tahun.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi pemberian insentif non-fiskal seperti tax allowance bagi Lotte Chemical. "Kita sedang mintakan schedulenya, saya minta agar tax allowance disesuaikan dengan schedule baru. karena mereka butuh lahan dan supplai listrik serta air," terang Menperin.

Airlangga mengatakan, proyek ini akan memakan waktu hingga 4-5 tahun dengan membuka lapangan pekerjaan sebanyak 9.000 orang. "Dengan adanya produksi ini akan mengurangi impor senilai USD 1,5 miliar per tahun," pungkasnya.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →