Pemegang Saham Setujui Rencana Pengembangan Usaha ROTI

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 07 Juli 2017 - 18:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini menyetujui rencana manajemen PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen Sari Roti, untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) melalui penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

“Rencananya, manajemen perseroan akan menawarkan sebanyak-banyaknya 1,15 miliar unit saham bernilai nominal Rp20 per saham kepada investor publik yang telah lebih dulu menjadi pemegang saham perseroan. Karena itu, aksi korporasi ini disebut sebagai penawaran umum terbatas,” papar Alex Chin, Direktur ROTI, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (07/07/2017).

Alex mengemukakan, seluruh dana hasil PUT I ini akan digunakan untuk membiayai ekspansi usaha perseroan untuk 5 tahun kedepan. Adapun bentuk perluasan usaha perseroan tersebut berupa pembangunan 4-5 pabrik-pabrik baru untuk lini produksi roti tawar dan roti manis, baik di dalam dan di luar Pulau Jawa maupun di Filipina.

“Selain itu, perseroan juga akan membangun sebuah pabrik khusus untuk memproduksi roti beku, pastries dan kue-kue,” ujar Alex.

Alex menuturkan, rencana pengembangan fasilitas produksi perseroan tersebut sejalan dengan upaya memastikan pertumbuhan yang berkesinambungan untuk merealisasikan visi perseroan menjadi salah satu produsen roti terbesar di Asia Tenggara.

Alex menjelaskan, sebagai produsen roti yang memiliki pangsa pasar terbesar di Indonesia, perseroan hingga kini telah menyediakan 68 varian produk Sari Roti, yang terdiri dari jenis roti tawar, roti manis, serta kue-kue yang dapat dinikmati oleh seluruh konsumen di Indonesia.

“Karena itu, aksi korporasi perseroan tersebut secara tidak langsung juga akan membuka lapangan kerja baru di seluruh rantai suplai, sehingga hal itu diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →