Presiden Jokowi: Jangan Habiskan Energi untuk Hal yang Tidak Produktif

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 04 Juli 2017 - 16:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar jajarannya agar terus-menerus memusatkan perhatian mereka untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara lain. Jika ada pihak yang tidak suka dengan kebijakan pemerintah, maka orang-orang pemerintahan Jokowi diminta untuk tidak meladeni pihak-pihak tersebut.

“Jangan habiskan energi untuk mengurusi hal-hal yang tidak produktif. Selalu saja ada orang yang tidak suka dengan kebijakan pemerintah kendati tujuannya baik,” ujar Jokowi dalam pidatonya di hadapan para pelaku pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (04/07/2017).

Jokowi menuturkan, orang-orang pemerintahan Jokowi diminta untuk mengalihkan energi yang mereka miliki tersebut untuk memusatkan perhatian pada kesinambungan pembangunan Indonesia untuk mencapai beberapa kemajuan di masa depan.

“Kita harus menyelesaikan seluruh urusan yang sudah lama sekali belum terselesaikan. Kita harus membawa seluruh rakyat Indonesia kepada hal-hal yang dapat memberikan masa depan yang baik, salah satunya adalah penerapan teknologi. Kita jangan terus-menerus terjebak untuk mengurusi berbagai hal yang tidak memberikan kemajuan bagi pembangunan bangsa dan negara,” papar Jokowi.

Hari ini, Presiden Jokowi berkunjung ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam kunjungannya tersebut, beliau menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pelaku pasar modal. Di depan ratusan pelaku pasar, Presiden Jokowi meminta agar mereka tidak terlalu terpengaruh dengan berbagai konflik politik yang terjadi.

“Saya harapkan para pelaku pasar agar terus memusatkan perhatiannya pada pengembangan pasar modal Indonesia,” pungkas Jokowi. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →