Kendati Bisnis Masih Terpukul pada 2021, Jakarta Setiabudi Tetap Luncurkan Proyek-Proyek Strategis

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 27 Juli 2022 - 18:58 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada Rabu (27/07/2022), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Pada RUPST tersebut Direksi JSPT menyampaikan kinerja perusahaan dan hasil-hasil yang telah dicapai pada 2021.

 

Tahun 2021 merupakan tahun yang masih dipenuhi dengan berbagai tantangan sebagai akibat dari pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020 lalu. Pemulihan ekonomi yang belum terjadi sepenuhnya membuat kondisi industri propertri masih mengalami tantangan yang cukup berat.

 

Kendati kondisi makroekonomi masih menimbulkan ketidakpastian dan risiko bagi pertumbuhan industri di tingkat nasional, Direksi JSPT menyadari bahwa situasi ini bukanlah menjadi sebuah hambatan melainkan kesempatan bagi perseroan untuk menyesuaikan strategis bisnis lebih cepat dan adaptif untuk mencapai pertumbuhan yang lebih cepat pada saat situasi kembali kondusif.

 

Pada 2021, JSPT berhasil membukukan pendapatan Rp552,8 miliar dan EBITDA sebesar Rp47,8miliar. Dalam penjelasannya pada RUPST, Direksi juga menyatakan bahwa 78% dari total pendapatan JSPT berasal dari Recurring Income dan sisanya 22% berasal dari Non-recurring Income. Untuk menjaga likuiditas dan keberlanjutan usaha karena dampak pandemi yang masih berlangsung, RUPST menyetujui bahwa pada tahun buku 2021 tidak ada pembagian dividen.

 

Meski demikian, sekalipun pandemi masih berlangsung, JSPT tetap meluncurkan proyek-proyek penting dan strategis pada tahun 2021. Di lini usaha perhotelan, Andaz Bali selesai dibangun dan dibuka pada 9 April 2021. Ini merupakan resor Andaz pertama di Asia yang menawarkan konsep pedesaan Bali dengan sentuhan kontemporer. Hotel ini memiliki 149 kamar termasuk 18 Garden Villa dan 4 Beach Villa dengan berbagai fasilitas F&B. Andaz merupakan bagian dari luxury portofolio dari Hyatt Corporation.

 

Di lini usaha properti komersial, JSPT mulai membangun tahap pertama kawasan One Satrio yang merupakan Lifestyle Retail dengan konsep ruang terbuka hijau di kawasan CBD Mega Kuningan. Dengan leaseable area sekitar 8.700 meter persegi di atas lahan seluas 3,8 hektar, tahap pertama ini ditargetkan mulai beroperasi di triwulan ke-4 2022.

 

Di lini usaha residensial, JSPT meluncurkan klaster terbaru “LAVENDER” di perumahan Puri Botanical Jakarta Barat pada triwulan keempat 2021.

 

Selain itu, JSPT juga mulai mengembangkan kawasan pemukiman terpadu SAVANNA SUMATERA di Deli Serdang di atas lahan seluas 664 hektar yang dimulai dengan peluncurkan klaster perdana “ANANTA” pada triwulan ke-4 2021. Klaster seluas 5,5 hektar ini terdiri dari 433 rumah tapak tipe kecil dan 42 unit ruko yang menyasar kalangan milenial dan keluarga muda. (*)