Promosikan IKN di WEF 2022, Menteri Bahlil Kantongi Calon Investor Potensial

Oleh : Ridwan | Kamis, 26 Mei 2022 - 08:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mendapat respon luar biasa dari sejumlah investor global.

Hal tersebut terlihat saat Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mempromosikan proyek IKN Nusantara di World Economic Forum (WEF) 2022 di Davos, Swiss.

"Tadi kita melakukan diskusi dengan beberapa investor yang dipimpin Bapak Kepala IKN Pak Bambang untuk bicara investasi IKN, di Kalimantan Timur, dan cukup.mendapat respon luar biasa," ujar Bahlil dalam konferensi pers, Rabu (25/5/2022) malam.

Dikatakan Bahlil, dirinya sudah mengindentifikasi para calon investor yang berminat investasi di IKN, namun ia masin belum bisa menyebutkan siapa saja dan berapa jumlahnya.

Menurutnya, investor global memberi apresiasi kepada konsep pembangunan IKN.

"Mereka beri apresiasi karena konsep IKN kita ramah lingkungan dan hijau, ini memang diapresiasi dunia," terangnya.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan, dengan minat investor yang kebanyakan berasal dari Eropa dan Amerika ini mematahkan stigma bahwa investasi IKN hanya bergantung ke negara tertentu saja.

"Jadi jangan beranggapan IKN hanya dinilai dari Arab, Masayoshi Son (CEO Softbank) saja. Baik dari Asia, Eropa punya minat investasi di IKN," tutup Bahlil.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →