Pertumbuhan Pendapatan Garmin di Indonesia Melonjak 133%

Oleh : Wiyanto | Rabu, 23 Maret 2022 - 21:29 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id-Jakarta – Garmin, perusahaan smart wearable mengumumkan pendapatan dan penghasilan operasi pada kuartal empat dan tahun fiskal 2021 yang berakhir 25 Desember 2021.

Laporan ini dirilis pada 16 Februari 2022 lalu dimana perusahaan mencatatkan rekor pendapatan sepanjang masa sebesar US$4,98 miliar, naik 19% dari tahun ke tahun dan pendapatan kuartalan sebesar US$1,39 miliar, yang menandakan adanya permintaan kuat di seluruh segmen dan produk yang baru dirilis meskipun di tengah pandemi.

Cliff Pemble selaku President and Chief Executive Officer Garmin mengatakan bahwa tahun 2021 merupakan tahun yang luar biasa karena adanya permintaan untuk produk yang menghasilkan pertumbuhan pendapatan tahunan dua digit di masing-masing dari lima segmen Garmin. Selain itu, Garmin telah memiliki hampir 19.000 rekanan di seluruh dunia, meningkat 16% dibandingkan tahun 2020.

“Kami memasuki tahun 2022 dengan jajaran produk yang belum lama ini diperkenalkan dan berencana untuk memperkenalkan produk yang lebih menarik di sepanjang tahun. Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai pada tahun 2021 dan menantikan peluang serta tantangan di tahun yang baru,” tambah Cliff Pemble.

Sepanjang tahun fiskal 2021, Garmin Mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar US$4,98 miliar, meningkat 19% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan di tahun fiskal 2021, Garmin mencatatkan adanya pertumbuhan pendapatan enam tahun berturut-turut dengan masing-masing dari lima segmen Garmin membukukan pertumbuhan dua digit dibandingkan tahun sebelumnya.

Garmin mencatatkan dari keseluruhan segmennya – yang terdiri dari kebugaran (fitness), luar ruang (outdoor), penerbangan (aviation), kelautan (marine), dan otomotif (auto) – segmen penerbangan, kelautan, serta otomotif menerima pendapatan paling tinggi di kuartal empat 2021 dengan masing-masing pertumbuhannya 13%, 14%, dan 21%.

Diantara faktor-faktor yang mendukung pertumbuhan tersebut ialah permintaan untuk Original Equipment Manufacturer (OEM) yang tinggi. Lebih jauh, selama kuartal empat tersebut, dek penerbangan terintegrasi G3000 dipilih oleh Heart Aerospace untuk pesawat regional ES-19 yang serba listrik.

Indonesia yang mengalami peningkatan sebanyak 24% di semua bidang olahraga luar ruang. Hal ini juga didukung dengan kehadiran produk-produk yang baru dirilis oleh Garmin, yaitu Venu 2 Plus, seri fēnix 7X, epix, dan vívomove Sport.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →