Anak Usaha Summarecon Agung Dapat Pinjaman Rp55 Miliar dari Pihak Afiliasi

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 14 Desember 2016 - 16:03 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Summarecon Property Development (SPD), anak usaha PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), memperoleh pinjaman tambahan sebesar Rp55 miliar. Pinjaman itu diterima oleh anak usaha SPD, yaitu PT Bintang Mentari Indah dari PT Sulisman Graha.
 
“PT Sulisman Graha adalah pihak terafiliasi dengan pemegang saham utama perseroan, yakni PT Semarop Agung,” ujar Adrianto P. Adhi, Direktur Utama SMRA, dalam keterangan tertulis, Rabu (14/12).
 
Adrianto mengemukakan, pinjaman tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai pengembangan proyek properti perseroan di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebelumnya, PT Sulisman Graha telah memberikan pinjaman serupa sebesar Rp10 miliar kepada pihak yang sama.
 
Anak usaha PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mendapat tambahan pinjaman sebanyak Rp55 miliar dari perusahaan afiliasi untuk pengembangan proyek di Makassar. Sebelumnya, pinjaman serupa telah dikucurkan sebesar Rp10 miliar.
 
Menurut laporan keuangan SMRA per September 2016, total aset yang dimiliki PT Bintang Mentari Indah tercatat sebesar Rp203,43 miliar. Perusahaan tersebut hingga akhir September 2016 memiliki lahan cadangan seluas 333,13 hektar. (abr)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →