Perdagangan Perdana, Harga FIRE Langsung Melesat 50 Persen

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 09 Juni 2017 - 09:59 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) mengalami kenaikan 50% menjadi Rp750 per saham pada perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (09/06/2017) dibandingkan harga yang ditetapkan sebesar Rp500 per saham dalam Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS). Volume transaksi perdana FIRE sebanyak 4.592 lot dengan total transaksi bernilai Rp230 juta.

Dengan ditransaksikannya dan dicatatkannya saham FIRE di BEI, maka perusahaan manajemen pertambangan batu bara di Kalimantan tersebut menjadi perusahaan ke-10 yang menjadi emiten di BEI pada 2017 dan sekaligus menjadi perusahaan ke 450 yang mencatatkan sahamnya di BEI.

Manajemen FIRE dalam PUPS tersebut menawarkan 300 juta lembar kepada investor publik. Itu mencapai 23,08% dari modal disetor dan ditempatkan penuh perseroan.

"Dengan harga penawaran sebesar Rp500 per saham, maka kami memperoleh tambahan modal sebesar Rp150 miliar melalui PUPS ini," ujar Aris Munandar, Direktur Utama FIRE, dalam kata sambutan menjelang perdagangan perdana di gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (09/06/2017).

Aris mengemukakan, dalam PUPS tersebut, manajemen perseroan juga memberikan waran secara cuma cuma dengan ketentuan setiap pemegang 6 saham yang tercatat dalam DPS penjatahan akan memperoleh 7 Waran Seri I, atau total sebanyak banyaknya 350 juta lembar Waran Seri I.

Dalam PUPS tersebut, demikian Aris, perseroan telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Lotus Andalan Sekuritas (sebelumnya bernama PT Lautandhana Securindo) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek (underwriter).

"Sekitar 30,5% dari dana PUPS tersebut akan digunakan untuk membiayai pelunasan utang perseroan (refinancing). Kemudian, sekitar 52,8% untuk modal kerja, dan sisanya akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur di kawasan area tambang, terutama untuk menambah kapasitas pelabuhan," pungkas Aris. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →