20 Tahun Dikejar, Menteri Bahlil Sukses Tarik Mitra Apple Guyur Duit Rp113 Triliun di RI

Oleh : Ridwan | Rabu, 26 Januari 2022 - 07:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan perjuangan yang dilakukan pemerintah demi masuknya investasi dari perusahaan ternama dunia. Salah satunya adalah pabrikan ternama asal Taiwan, Foxconn.

Perusahaan yang merupakan mitra Apple tersebut resmi mengucurkan investasi senilai Rp113 triliun untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia.

Namun, Bahlil mengungkapkan ini merupakan sukses usai sudah 'mengejar' selama 20 tahun.

"Kemarin saya tanda tangan MoU dengan Foxconn, 20 tahun kita kejar mereka nggak masuk-masuk. Kemarin mau tanda tangan, dan akan masuk investasi Rp 113 triliun," ujar Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI (25/1/2022).

Nantinya, lanjut Bahlil, Foxconn akan membangun pabrik mobil listrik, motor listrik hingga memindahkan sebagian pabrik sparepartnya ke Batam.

"Jadi dengan ini, ke depan Indonesia akan menjadi negara industri manufaktur terbesar di Asia Tenggara," terangnya.

Setelah Foxconn, Volkswagen dan BASF juga dipastikan akan berinvestasi mendukung mobil listrik ini di Indonesia.

Menurutnya, dirinya sudah berdiskusi dengan dua perusahaan tersebut setelah berkunjung ke Eropa.

Adapun, Februari mendatang, pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang akan segera beroperasi.

"Kita sudah groundbreaking untuk produksi 10 GWh dengan nilai investasi USD 1,2 miliar. Tahun ini kita akan bangun precusor dan cathode-nya di Batang," pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →