Pertamina Hulu Mahakam dan Apexindo Tandatangani Kontrak Rig Senilai US$ 68 Juta

Oleh : Hariyanto | Jumat, 05 Februari 2021 - 16:51 WIB

Project PHM
Project PHM

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam, dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), mengumumkan pemberian kontrak Drilling Submersible Swamp Barge Services (Swamp Rig) kepada PT Apexindo Pratama Duta, Tbk.

Penandatanganan kontrak pengadaan swamp rig ini dilaksanakan secara daring di Jakarta, pada 4 Februari 2021, oleh Direktur Utama PHI selaku Kuasa Direktur Utama PHM, Chalid Said Salim, dan Direktur Utama PT Apexindo Pratama Duta Tbk, Zainal Abidinsyah Siregar.

General Manager PHM, Agus Amperianto, menjelaskan Rig Yani akan didatangkan ke WK Mahakam untuk menggantikan Rig Raisis pada kuartal kedua 2021, dan akan mendukung operasi pengeboran di lapangan Tambora, Tunu, dan Handil. Dalam kaitan ini, Agus berharap Apexindo turut berperan aktif mengusulkan program-program efisiensi.

“Pengembangan berbagai inovasi demi optimasi operasi akan sangat mendukung program Locomotive-8, demi kelanjutan produksi dan pengembangan WK Mahakam,” kata Agus dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (5/2/2021).

Sebagaimana diketahui, melalui program Locomotive-8 (Low Operation Cost of Mahakam to Achieve Effectiveness and Efficiencies – 8), PHM melancarkan suatu upaya terintegrasi untuk optimasi biaya pada semua aktivitas operasi dengan berbasis inovasi dan sinergi, tujuannya demi menjaga keekonomian dan keberlanjutan di lapangan-lapangan WK Mahakam yang sudah berada di fase natural decline.

Chalid Said Salim dalam sambutannya mengatakan penandatanganan kontrak ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk menjaga tingkat produksi di WK Mahakam.

“Penandatanganan ini adalah perwujudan upaya Pertamina menjaga ketahanan energi nasional, mengingat kontrak ini merupakan bagian penting dalam kegiatan produksi migas di WK Mahakam,” kata Chalid.

Nilai kontrak mencapai US$ 68 juta, berdurasi 1,5 tahun (dengan opsi perpanjangan 1+1 tahun), dan komitmen Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60,01%.

Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi mengatakan, SKK Migas menyambut baik penandatangan kontrak pengadaan rig ini.

“Penandatanganan kontrak ini memperlihatkan tekad PHM untuk terus mempertahankan tingkat produksi di WK Mahakam, upaya ini juga merupakan bagian dari upaya SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam merealisasikan pencapaian target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada 2030,” kata Erwin.

Untuk menjaga produksi 2021 tidak turun, lanjut Erwin, SKK Migas dan KKKS meningkatkan jumlah kegiatan pengeboran sumur pengembangan sebanyak 616 sumur, atau naik 144 persen dibandingkan realisasi 2020 yang sebesar 252 sumur. Erwin menyebut, WK Mahakam sebagai salah satu tulang punggung produksi hulu migas nasional di tahun 2021 dan menuju target 2030.

“SKK Migas mendorong agar dalam pelaksanaan kontrak ini PHM menggunakan tenaga kerja dan bahan baku dalam negeri sehingga kandungan lokal dapat melebihi target yang ditetapkan. Diharapkan kontrak ini akan memberikan efek berganda kepada penyedia jasa dan tenaga kerja nasional, termasuk pemberdayaan dan pembinaan UKM lokal di sekitar daerah operasi,” pungkas Erwin.

Asal tau saja, guna menahan laju penurunan produksi di Wilayah Kerja Mahakam, yang telah berada di fase natural decline, di sepanjang tahun 2021 PHM akan mengebor 73 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi serta mengerjakan 4.150 pekerjaan pemeliharaan sumur (well intervention/service).

PHM menargetkan produksi tahun 2021, sebagai berikut: gas 485 mmscfd (wellhead) dan likuid (minyak dan kondensat) 22 kbod. Pada 2020 PHM memproduksi gas sebanyak 605,76 mmscfd (wellhead) atau lebih tinggi 3% dari target WP&B 2020, yakni 590,35 mmscfd, dan likuid sebanyak 29,51 kbod atau lebih tinggi 4% dari target WP&B 2020 yakni 28,43 kbpd.

Dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja, PHM juga mencatat prestasi yang baik, hingga hari ini telah mencapai 965 hari kerja tanpa Lost Time Injury (LTI).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana penandatanganan perjanjian kerjasama jual-beli (Offtake Agreement) penyediaan produk turunan kelapa sawit yaitu Stearin dan Olein yang dilakukan secara virtual antara PT Citra Borneo Utama (CBU) dan Grand Resources Group (Singapore)Pte, Ltd. (Foto: Humas PT Sawit Sumbermas SaranaTbk)

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:23 WIB

Citra Borneo dan Grand Resources Teken Kontrak Kerjasama Jual Beli Stearin dan Olein

Pangkalan Bun - PT Citra Borneo Utama (CBU) dan Grand Resources Group (Singapore)Pte, Ltd. (GRGS) menandatangani perjanjian kerjasama jual-beli (Offtake Agreement) penyediaan produk turunan…

Presiden Jokowi tinjau Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:11 WIB

Ditinjau Presiden Jokowi, Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Mencapai 73 Persen

Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung perkembangan pembangunan konstruksi salah satu proyek strategis nasional, kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Pembangunan proyek tersebut saat…

XAURIUS

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:45 WIB

XAURIUS Resmi Luncurkan Token XAU, Cryptocurrency Pertama di Indonesia yang didukung oleh Emas, Lebih Stabil dan Aman

Pada kuartal pertama tahun 2021, sebuah perusahaan asset digital bernama XAURIUS (PT. Xaurius Asset Digital) meluncurkan cryptocurrency pertama di Indonesia yang didukung emas dengan nama token…

Ilustrasi Pabrik Gula (wy)

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:30 WIB

Kuat Dugaan Ada Keterlibatan Anggota Dewan dalam Kasus KTM, KPK Diminta Segera Turun Tangan

Kasus temuan puluhan ribu ton gula gudang PT Kebun Tebu Mas (KTM) masih terus bergulir hingga saat ini. Yang terbaru, muncul dugaan keterlibatan anggota DPR RI berinisial AW dan AD dalam dugaan…

Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:19 WIB

Dahsyat! Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong

Bogor- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) memulai program vaksinasi tahap pertama COVID-19 untuk karyawannya sebagai bagian dari penyelenggaraan gerakan Vaksinasi Mandiri…