INOV Cegah 3.000 Ton Botol Plastik Cemari Lingkungan

Oleh : Herry Barus | Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:05 WIB

PT Inocycle Technology Group Tbk
PT Inocycle Technology Group Tbk

INDUSTRY.co.id - Jakarta- –PT Inocycle    Technology    Group    Tbk ("INOV"), sebagai satu-satunya perusahaan publik yang mendaur ulang sampah botol plastik menjadi serat daur ulang  yaitu Recycled  Polyester  Staple Fiber (Re-PSF),     ikut mendukunggerakan   Pemerintah   Indonesia   yang bertekad   untuk   mengurangi   sampah plastik ke laut sebesar 70% pada tahun 2025    melalui    pengelolaan    sampah berkelanjutan     dengan     pendekatan circular    economy.   

Konsep circular economy yang dimaksud oleh Kementrian   Lingkungan   Hidup   dan Kehutanan    (KLHK),    adalah    dapat mengolah    sampah    plastik    menjadi plastik  kembali  atau  produk  lain  yang bermanfaat.

Direktur INOV, Victor Choi Kamis (8/10/2020) memaparkan,    “Banyak    sekali masyarakat yang menerapkan ekonomi linear,  yang  mana  mereka  langsung membuang  barang  yang  sudah  tidak terpakai  lagi  dan  berakhir  mencemari lingkungan.  Melalui circular  economy, barang  yang  sudah  tidak  terpakai  ini akan   dijadikanbahan   baku   untuk membuat    barang    yang    baru    atau menambah   nilai   dari   barang   yang sudah   ada   untuk   dapat   digunakan kembali.    INOV    sendiri    menjadikan sampah   botol   plastik   berjenis   PET (Polyethylene   terephthalate)   sebagai bahan    baku    produk    Re-PSF    dan diturunkan menjadi    produk    bukan tenunan  (non-woven)  dan  alat  rumah tangga     (homeware),     yang     setiap bulannya  kurang  lebih  mendaur  ulang 3.000 Ton sampah botol plastik.

Data KLHK pada tahun 2019 menunjukkan   bahwa recycling   ratesampah     plastik     Indonesia     hanya berkisar pada angka 10-15%, sementara sisanya sebagian tertimbun di  tempat  penampungan  akhir  (TPA) dan sebagian lebih  buruk lagi yaitu mencemari  lingkungan. 

Sebuah  riset pada  tahun  2015  menunjukkan  bahwa setiap tahunnya Indonesia menghasilkan   3,22   juta   metrik   ton sampah   plastik   yang   tidak   terkelola dengan baik, dan 0,48–1,29 juta metrik ton diantaranya mencemari lautan dan menjadikan Indonesia sebagai produsensampah    plastik    terbesar kedua di dunia.

“INOV  berupaya  untuk merubah  citra buruk    Indonesia di    atas dengan melakukan ekspansi fasilitas pencucian botol   (washing   facility)   ke   seluruh Indonesia, sekaligus untuk mengamankan  rantai  pasok  sampah botol plastik sebagai bahan baku INOV. INOV sendiri masih memiliki sisa dana hasil  IPO  tahun  lalu  sebesar  Rp42,6 miliar   yang   dapat   digunakan   untuk pengembangan     usaha     INOV     ke depan,” tambah Victor.

Tahun   ini,   INOV   sudah   menambah washing     facilitydi     Medan     (Deli Serdang)  dengan  kapasitas  produksi sebesar  250  ton  per  bulan.  Aktivitas pengumpulan   sampah   botol   plastik sudah dimulai pada awal Juli 2020, dan nantinya    akan    dilengkapi    dengan pabrik untuk memproduksi Re-PSF dan non-woven dengan  kapasitas  produksi masing-masing 300-500 ton per bulan. Selain   ekspansi   ke   Pulau   Sumatra, INOV juga berencana untuk menjangkau  Pulau  Sulawesi  dengan mendirikan washing facilitydi Makassar.Pendapatan  INOV  hingga  semester  I-2020    relatif    stabil,    yakni    sebesar Rp235,2miliar atau terkoreksi 0,7% dari periode    yang    sama    pada    tahun sebelumnya. Produk utama INOV yaitu Re-PSF,   masih   menjadi   kontributor tertinggi   terhadap   total   pendapatan INOV   sebesar   72,3%.  

Pertumbuhan pesat   berhasil   dicatatkan   penjualan produk turunan homewareyang membukukan   119,1%   kenaikan   dari periode    yang    sama    pada    tahun sebelumnya, dan berkontribusi sebesar 10,2% terhadap total pendapatan INOV. Penjualan    produk    non-woven    juga mencatat  pertumbuhan  sebesar 21,5% pada    paruh    pertama    2020,

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Nicholas Youwe

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:00 WIB

Nicholas Youwe: Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papu

Nicholas Youwe mengatakan, dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari Pemerintah Republik Indonesia didalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yang selaku memprovokasi…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Ketum KADIN Rosan P Roeslani

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:05 WIB

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Depan, Ketum Kadin Rosan: Ini Momentum Kendalikan Pandemi Covid-19

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan vaksinasi gotong royong akan dimulai pada pekan depan.

Kementan pantau penjualan daging di Pasar Jelang Lebaran Idul Fitri

Minggu, 09 Mei 2021 - 00:29 WIB

Kementan Pastikan Ketersediaan Daging Sapi untuk Lebaran Aman

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa kondisi ketersediaan pasokan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat menyambut Idul Fitri 1442 H dijamin aman. Hal…