Akhirnya Terungkap Alasan Anak B.J. Habibie Gabung ke Perusahaan Fintech Ayoconnect

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 17 September 2020 - 10:00 WIB

Vice-Chairman of Telematics Broadcasting, Research & Technology, KADIN Indonesia, Ilham Akbar Habibie
Vice-Chairman of Telematics Broadcasting, Research & Technology, KADIN Indonesia, Ilham Akbar Habibie

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Ayoconnect, Jaringan Pembayaran Tagihan Terbuka (Open Bill Network) pertama dan terbesar di Indonesia secara resmi mengumumkan dan menyambut lham Akbar HabiIbie sebagai Strategic Advisor mereka.

Kehadiran Ilham Habibie dalam perusahaan akan memperluas wawasan tim Ayoconnect dalam meningkatkan layanan finansial dan sektor teknologi di pasar Indonesia.

Penunjukan ini juga membuka kesempatan bagi Ayoconnect untuk memperluas kolaborasi bisnis serta membuka langkah strategis untuk berhubungan dengan investor teknologi, perusahaan sektor publik, dan institusi finansial, guna mendukung posisi Ayoconnect untuk tumbuh pesat.

Ilham Habibie adalah seorang teknopreneur sekaligus investor ekuitas dengan pengalaman lebih dari 25 tahun. Beliau aktif terlibat dalam berbagai perusahaan dan organisasi yang berfokus kepada penelitian dan teknologi di Indonesia, termasuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (WANTIKNAS).

“Ilham Habibie dikenal atas kontribusi beliau dalam memajukan pendidikan, ekonomi, dan teknologi informasi Indonesia, yang telah membuat beliau menjadi tokoh nasional dalam hal inovasi. Kami sangat senang menyambut beliau menjadi bagian dari Ayoconnect,” kata Chiragh Kirpalani, Co-Founder dan COO Ayoconnect.

Chiragh menambahkan bahwa Ilham Habibie adalah tokoh visioner yang berhasil mendorong perubahan positif melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi dari beragam latar belakang.

“Bergabungnya Ilham Habibie menjadi Strategic Advisor kami sejalan dengan tujuan Ayoconnect untuk mempercepat inklusi finansial di Indonesia lewat kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan institusi finansial, serta berkolaborasi bersama komunitas entrepreneur, pelopor perubahan, dan individu yang bertalenta yang lebih luas.”

Ilham Habibie dan Ayoconnect juga berbagi visi yang sama. Kedua pihak meyakini bahwa UMKM Indonesia dan startup manufaktur perlu menjadi lebih kompetitif dan gesit dalam bernavigasi melewati era digitalisasi.

“Saya sangat bangga menjadi bagian dari tim yang memiliki semangat dan komitmen tinggi untuk membawa inovasi dan dampak nyata pada perekonomian digital Indonesia. Saya tergerak melihat visi Ayoconnect dalam menyediakan solusi teknologi inovatif bagi perusahaan berbagai skala, serta besarnya peran yang mereka jalani dalam memajukan inklusi finansial di Indonesia. Saya percaya bahwa kehadiran Open Bill Network Ayoconnect merupakan sebuah terobosan dalam industri pembayaran tagihan,” ujar Ilham Akbar Habibie, Advisor Ayoconnect.

Ilham Habibie adalah putra sulung Presiden Ketiga Republik Indonesia B. J. Habibie. Sebagai entrepreneur dan ahli teknologi, beliau kerap terlibat di berbagai perusahaan dan organisasi yang berfokus pada teknologi.

Selain berperan sebagai Advisor di Ayoconnect, Ilham Habibie juga menjabat sebagai Presiden Direktur di PT ILTHABI Rekatama, sebuah perusahaan investasi swasta, serta Komisaris di PT Bank Muamalat Indonesia tbk., bank syariah pertama di Indonesia.

Penunjukan Ilham Habibie sebagai Advisor ini sejalan dengan perkembangan dan pendanaan Pra-Seri B Ayoconnect sebesar US$5 juta dari investor strategis global. Pendanaan tersebut akan dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan jaringan pembayaran tagihan terbesar dan termaju di Indonesia.

Sebagai perusahaan fintech antar bisnis (B2B), Ayoconnect membangun teknologi pembayaran tagihan untuk Perusahaan Penyedia Tagihan (Bill Providers), yang terhubung dengan Mitra Pembayaran (Channel Partners) online dan offline (seperti Indomaret, PT Pos Indonesia, dan berbagai kanal ritel serta institusi finansial lainnya) sehingga pelanggan dapat membayar tagihan mereka dengan mudah melalui jaringan Ayoconnect.

Ayoconnect telah menggalang lebih dari US$10 juta hingga saat ini. Pada Agustus lalu, mereka menggalang pendanaan Pra-Seri B dengan investor yang terdiri dari BRI Ventures, perusahaan perpanjangan tangan modal ventura Bank BRI; perusahaan internet Kakaku.com, Inc. yang terdaftar di Bursa Tokyo (Tokyo Exchange/TYO), Brama One Ventures, dan dua Investor awal mereka yaitu Finch Capital dan Amand Ventures. Selain itu, Strive dan AC Ventures juga sempat berinvestasi di Ayoconnect dalam tahap pendanaan sebelumnya.

Ayoconnect adalah Jaringan Pembayaran Tagihan Terbuka (Open Bill Network) pertama di Indonesia, menawarkan lebih dari 2,500 produk tagihan dari 20 kategori. Hingga saat ini, jaringan Ayoconnect telah berhasil memproses lebih dari 40 juta transaksi.

Jaringan Ayoconnect menghubungkan perusahaan Penyedia Tagihan seperti perusahaan listrik atau air, telekomunikasi, institusi Pendidikan, pemilik properti, distributor konten, serta penyedia jasa keuangan dengan berbagai platform konsumen (Consumer Facing Platforms), ritel online dan offline, dan institusi keuangan lainnya. Saat ini, kategori utama layanan Ayoconnect adalah pulsa & tagihan telepon, pembayaran listrik, dan voucher game.

Ayoconnect juga baru saja meluncurkan solusi pembayaran pajak, pembayaran biaya properti, pembayaran SPP. Seluruh solusi Ayoconnect juga bisa dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti fitur auto rekonsiliasi dan auto-reminder.

Jaringan yang Ayoconnect bangun membantu Perusahaan Penyedia Tagihan untuk menerima pembayaran dengan lebih mudah dan cepat, sekaligus memungkinkan Mitra Pembayaran meningkatkan pelayanan bagi Pelanggan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dokter Reisa Tim Komunikasi Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 - 12:06 WIB

Tolong Dicatat! Data Kematian Pasien Covid-19 Kemenkes Disoal, Dokter Reisa: Data di RS Online Belum Terkonfirmasi Hasil Lab

Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan perdebatan soal terjadinya perbedaan data kematian pasien Covid-19 yang dicatat Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Online.  Juru Bicara Satgas Penanganan…

Tren Penjualan Produk Kesehatan dan Kecantikan Meningkat 10 Kali Lipat pada Kampanye Belanja Daring

Sabtu, 19 September 2020 - 12:00 WIB

Tren Penjualan Produk Kesehatan dan Kecantikan Meningkat 10 Kali Lipat pada Belanja Daring

Adapun produk kesehatan dan kecantikan yang paling banyak terjual di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Lazada, Akulaku, JD.ID dan Blibli pada periode kampanye belanja daring 9 September…

Dokter Reisa Tim Komunikasi Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 - 11:48 WIB

Pecahkan Rekor, Indonesia Cetak 4.088 Pasien Sembuh Perhari, Reisa: Kompak dan Disiplin Yuk Tegakkan 3 M, Kita Bisa!

Indonesia mencatat rekor baru penambahan kasus pasien sembuh harian Covid-19 tertinggi sejak kasus pertama di umumkan Presiden Joko Widodo pada Maret lalu.  "Saat ini angka kesembuhan menembus…

Ilustrasi Migas

Sabtu, 19 September 2020 - 11:25 WIB

SKK Migas Sudah Tidak Ideal, Komisi VII Dorong Pertamina Jadi BUMN Khusus Pelaksana Migas  

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta Pemerintah segera mengkonsolidasikan diri untuk merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas).  Mengingat sebelumnya…

Rp24,3 Milyar dari Pemerintah untuk Korban Tsunami Sulteng

Sabtu, 19 September 2020 - 11:21 WIB

Rp24,3 Milyar dari Pemerintah untuk Korban Tsunami Sulteng

Pada penyaluran tahap terakhir ini, Kemensos menyerahkan santunan senilai Rp 24,3 milyar kepada 1.620 ahli waris korban meninggal dunia dengan nilai masing-masing sebesar Rp15 Juta.