Rekrut 100.000 Karyawan saat Covid-19, Profesor Peking University: Itu Strategi Klasik Gangster....

Oleh : Candra Mata | Jumat, 29 Mei 2020 - 18:51 WIB

Alibaba (Ist)
Alibaba (Ist)

INDUSTRY co.idJakarta, Meski masih berada di tengah pandemi Covid-19 dan banyaknya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di seluruh dunia, Alibaba Group perusahaan teknologi asal China justru bersiap melakukan ekspansi bisnis termasuk cloud dan akan merekrut sekitar 100.000 karyawan.

Tak hanya melakukan ekspansi dan rekrutmen besar-besaran, Alibaba juga mengalokasikan dana sebesar USD282 miliar untuk pinjaman UMKM di saat banyak bisnis mengalami masalah arus kas (cash flow).

Aksi korporasi yang dilakukan Alibaba nyatanya juga diikuti Tencent dan JD.com dengan menawarkan hal serupa namun dengan nilai yang lebih kecil.

“Itu strategi klasik gangster: Saat pasar turun, perusahaan berekspansi besar-besaran, dan saat pasar kembali normal, dia menguasai pasar seluruhnya. Saya belum pernah melihat perusahaan lain melakukannya dalam skala yang sebesar itu,” kata ungkap Jeff Towson Profesor Bisnis di Peking University, seperti dilansir Reuters, pada Jumat (29/5/2020).

Ditambahkan Jeff, bisnis Alibaba diperkirakan akan semakin besar dan menekan perusahaan yang lebih kecil. Pada kuartal I-2020, pendapatan Alibaba nyatanya tumbuh 21 persen dibanding periode yang sama pada 2019.

Sementara itu, pertumbuhan e-commerce sebenarnya melambat secara keseluruhan, dengan perusahaan membukukan kerugian USD1,09 miliar pada nilai investasi luar di kuartal terakhir 2019 akibat pandemi Covid-19.

Alibaba juga melaporkan peningkatan sebanyak 21% dalam pendapatan kuartalan dan 19% dalam penjualan perdagangan inti. 

Para eksekutifnya memperkirakan pada Februari bahwa virus tersebut akan menyebabkan penjualan turun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Belanja di Blibli Bayar Pakai OVO

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:30 WIB

Blibli Gandeng OVO Perluas Layanan Transaksi

Blibli berkolaborasi dengan platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terdepan di Indonesia, OVO, untuk meningkatkan kemudahan bagi pelanggan melakukan transaksi belanja di…

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, sedang memberikan penjelasan kepada wartawan dalam acara Paparan Kinerja Keuangan BCA per Maret 2020 yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta. (Foto: Humas BCA)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:25 WIB

Bos BCA Angkat Bicara soal Aksi Direksi Jual Saham, Jahja: Wajar, Jangan di Besar-besarkan

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Jahja Setiaadmaja menganggap wajar langkah direksinya yang melakukan aksi penjualan saham perseroan di awal Juli lalu

Mendag Agus (foto Tempo.co)

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:15 WIB

Mendag Agus Minta Pelaku Industri Manfaatkan IA-CEPA

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan, pelaku usaha Indonesia harus dapat memaksimalkan manfaat Perjanjian Kemitraan Komprehensif IndonesiaAustralia (Indonesia Australia Comprehensive…

Kebun Raya Purwodadi

Selasa, 14 Juli 2020 - 09:11 WIB

Dimulai tahun 2016, Kementerian PUPR Akhirnya Rampungkan Penataan Kebun Raya Purwodadi Seluas 85 Hektare

Penataan dilakukan secara bertahap sejak tahun 2016 berupa penataan rumah kaca dan pekerjaan garden shop. Selain itu dilaksanakan pekerjaan penataan ruang terbuka dengan membangun taman area…

Ilustrasi kartu prakerja

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:55 WIB

Insentif Program Kartu Prakerja Belum Cair? Ini Biang Keroknya

Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra Kerja mengakui baru 476.000 peserta yang mendapat insentif dari 495.000 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Dengan kata lain, ada sebanyak 19.000…