Wanprestasi PT LA Realty/ Samara Land

Oleh : Vivin P. Yanti | Selasa, 25 Juni 2019 - 16:00 WIB

Ilustrasi Perumahan
Ilustrasi Perumahan

INDUSTRY.co.id - Pada tahun 2016 lalu, saya dan 2 orang teman saya memutuskan untuk membeli sebuah rumah subsidi yang bernama Serpong Grand Paradise yang berlokasi di daerah Parung. Nama developer yang menjual adalah LA Realty yang kemudian sekarang berganti nama menjadi Samara Land.

Pada awalnya ditawarkan oleh sales yang menjual bernama Wilpan bahwa tidak harus berpenghasilan maksimal Rp4 juta untuk memiliki rumah tersebut. Namun, dengan penghasilan berapapun bisa. Bahkan mereka menjanjikan dapat membohongi dokumen kepada orang bank agar percaya bahwa gaji konsumen yang bersangkutan hanya Rp4 juta. Akhirnya proses berjalan. Ditengah jalan, ketika DP uang mulai dicicil, unit yang dijanjikan tidak ada.

Ternyata unit yang dijanjikan kepada saya, juga dijanjikan kepada beberapa orang, dan lucunya unit yang dijanjikan kepada teman saya juga dijanjikan kepada teman saya satu lagi. Akhirnya diputar-putar hingga saat ini tidak pernah ada unit yang pasti. Ketika minta refund, pihak SAMARA LAND tidak mau tahu, jika ingin proses oengembalian uang agar segera menghubungi LA REALTY, sedangkan kantor LA Realty tutup!.

Jalan lain ditawarkan, jika tidak bisa melalui KPR maka konsumen dapat membeli dengan cicilan cash. Namun, teman saya yang sudah melunasi lebih dari ratusan juta sampai saat ini belum juga tau unit yang didapat yang mana. Berbagai cara dilakukan agar membeli tanah kosong, hook dan sebagainya.

Hari ini saya dikontak lagi oleh pihak SAMARA LAND ( dengan nomor telepon: 082120400600), dengan tegas berbicara bahwa unit saya dipindahkan dan minta dokumen untuk proses akad kredit bank. Saya menolak dan minta dikembalikan dana, disarankan agar minta ke PT LA Realty. Sedangkan ketika saya minta nomor telepon PT LA Realty jawabannya adalah mereka masih mencari dimana PT Realty berada.

Untuk para konsumen, agar berhati-hati dengan nama PT LA Realty atau sekarang yang berganti nama SAMARA LAND. Karena ketika saya cek dengan teman saya di salah satu media ternama, kedua PT ini tidak terdaftar di REI.

Oleh: Vivin P. Yanti

Komentar Berita

Industri Hari Ini

realme X2 Pro

Selasa, 19 November 2019 - 20:57 WIB

Rasakan Tampilan Terhalus Smartphone Flagship realme X2 Pro dengan Layar 90Hz dan Snapdragon 855+

Smartphone ini membawa standar baru ke dunia perponselan antara lain melalui kamera 64MP, In-display fingerprint, VOOC Flash Charge 3.0, dan desain trendi.

Samsung Memenangkan 46 CES 2020 Innovation Award

Selasa, 19 November 2019 - 20:45 WIB

Sebanyak 46 Inovasi Terbaru Samsung Menangkan CES 2020 Innovation Award

Samsung Electronics, pemimpin teknologi global, baru-baru ini mengumumkan bahwa 46 inovasi produk terbarunya telah mendapat pengakuan sebagai pemenang CES 2020 Innovation Awards, termasuk tiga…

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Sleman

Selasa, 19 November 2019 - 20:31 WIB

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Sleman

PT Piaggio Indonesia berkolaborasi dengan CV Kharisma Motor memperluas jaringan dengan pembukaan diler terbaru di Sleman, Yogyakarta untuk memberikan produk dan layanan berkualitas terbaik di…

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin adalah wilayah civil society

Selasa, 19 November 2019 - 20:29 WIB

Terima Pengurus Dekopin yang Sah, Teten Masduki: Munas Itu Wilayah Dekopin

Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin adalah wilayah civil society yang tidak bisa dimasuki oleh negara. Sesuai…

METI Kembali Gelar Indo EBTKE ConEX

Selasa, 19 November 2019 - 20:20 WIB

Konsisten Dukung Industri Energi Terbarukan, METI Kembali Gelar Indo EBTKE ConEX

Mengambil tema “Energy Transition Towards Sustainable Energy Era”, Indo EBTKE ConEX 2019 menekankan pada transisi dari energi fosil ke energi terbarukan yang lebih berkesinambungan.