SAMPOERNA RETAIL COMMUNITY (SRC) LUNCURKAN IDENTITAS BARU, APLIKASI “AYO SRC”, dan “POJOK LOKAL”

Oleh : Nina Karlita | Jumat, 10 Mei 2019 - 20:35 WIB

SAMPOERNA RETAIL COMMUNITY (SRC) LUNCURKAN IDENTITAS BARU, APLIKASI “AYO SRC”, dan “POJOK LOKAL”
SAMPOERNA RETAIL COMMUNITY (SRC) LUNCURKAN IDENTITAS BARU, APLIKASI “AYO SRC”, dan “POJOK LOKAL”

INDUSTRY.co.id - Jakarta, 10 Mei 2019 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) mendukung upaya pemerintah membangun dasar ekonomi kerakyatan melalui program pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) sektor retail, Sampoerna Retail Community (SRC). Sejak terbentuk pada tahun 2008, kini jaringan SRC sudah mencapai lebih dari 105.000 toko kelontong yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

 UKM sektor retail adalah salah satu motor penggerak ekonomi terbesar di Indonesia. Dalam menghadapi tantangan era industri 4.0, pemerintah memiliki program prioritas dalam memberdayakan UKM dalam aspek pengembangan kapabilitas dan daya saing. Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), dukungan pemerintah dan swasta membuat pertumbuhan industri ritel yang cukup signifikan sekitar 9%-10% di tahun 2018 dan ritel tradisional mengalami pertumbuhan di atas 15% per tahun dengan proyeksi pembukaan 1000 gerai mini market per tahun di seluruh Indonesia.

“Indonesia kaya akan sumber daya alam dan manusia, yang jika diolah dengan baik, akan menjadi kekuatan kita dalam menghadapi perubahan apapun yang datang menerpa kita. UKM adalah salah satu bagian terpenting dalam roda perekonomian di Indonesia. Sehingga, upaya yang dilakukan pemerintah maupun swasta dalam hal ini PT HM Sampoerna Tbk., melalui pembinaan SRC adalah salah satu upaya penting bagi Indonesia,” jelas Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian RI.

 Untuk dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, diperlukan komitmen pemerintah dan pihak swasta untuk dapat memberikan hasil bersifat jangka panjang.  “Sampoerna bangga mendukung program pemerintah melalui pembinaan terhadap toko kelontong yang tergabung dalam SRC sebagai bagian UKM Indonesia. Kami berharap dapat terus mendukung SRC untuk berinovasi agar dapat terus meningkatkan daya saing usaha, sehingga mampu menggerakan roda ekonomi di Indonesia,” jelas Elvira Lianita, Direktur Urusan Eksternal Sampoerna.

Menurut riset UKM Center FEB UI, tantangan terbesar bagi UKM untuk berkembang adalah persaingan bisnis, perluasan akses pasar, dan perkembangan teknologi yang kian pesat. “Pemanfaatan teknologi dalam berbagai sektor ekonomi menjadikan pasar UKM tidak lagi terbatas wilayah dan waktu. Melalui kemunculan pasar komersial di media daring, para pelaku UKM dapat memperluas akses pasar yang bukan lagi menjadi tantangan, melainkan dapat ditangkap sebagai peluang oleh UKM, termasuk sektor retail,” ungkap T. M Zakir Sjukur Machmud, Ph.D, Kepala UKMC FEB UI.

Beragamnya tantangan yang dihadapi para pemilik toko kelontong kian mendorong SRC untuk terus berinovasi. Di tahun ke-11 hadir di Indonesia, SRC meluncurkan aplikasi “AYO SRC”, identitas baru, dan “Pojok Lokal”. Ketiganya merupakan upaya untuk membuka peluang kerja sama dan akses pasar tanpa batas bagi pelaku usaha retail dan pelaku UKM lokal.

Aplikasi “AYO SRC” merupakan terobosan inovatif untuk memudahkan akses para anggota SRC untuk saling berbagi ilmu bisnis, mendapat informasi mengenai pembinaan UKM Sampoerna, dan memudahkan proses pengelolaan toko. Melalui ini, Sampoerna ingin seluruh SRC menjadi lebih dikenal. “Peluncuran aplikasi “AYO SRC” turut mendukung proses literasi dan infrastruktur berbasis digital pada pengembangan bisnis dan penciptaan peluang. Hal ini dilaksanakan demi merealisasikan pencapaian Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di tahun 2020,” ujar Elvira.

“Kini kita menyambut era baru yang berlandaskan revolusi industri digital 4.0 dengan prinsip perubahan yang dinamis, transformative, serta berkemajuan. Salah satu contohnya seperti yang dilakukan oleh SRC melalui penggunaan aplikasi digital AYO SRC. Terobosan ini akan menjadi jembatan bagi perkembangan teknologi yang begitu pesat dengan kelangsungan UKM yang terus berkembang, sehingga para UKM bisa terus mendorong roda ekonomi di Indonesia menjadi lebih stabil,” tegas Airlangga.

Roy N Mandey, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) menyampaikan sebagian besar peritel harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Saat ini ada perubahan pola belanja konsumen yang menuntut peritel juga fokus kepada digitalisasi. Masih banyak peritel lokal yang belum go digital. Padahal, jika UKM di Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang masif dan cepat, ini dapat mendorong pertumbuhan UKM di Indonesia sebesar 12%,” tutur Roy N Mandey, Ketua Umum DPP APRINDO.

Selain itu, perkenalan identitas baru SRC adalah wujud semangat perubahan untuk terus berkembang sebagai toko kelontong masa kini hasil binaan Sampoerna. Dengan meluncurkan identitas baru, SRC mendorong lebih banyak keikutsertaan para pelaku usaha retail lainnya dalam pengembangan potensi lokal.

Sedangkan “Pojok Lokal” adalah salah satu bentuk nyata dukungan terhadap UKM lokal. Seluruh SRC menerapkan pendekatan usaha demi mendorong ekonomi masyarakat dengan mempromosikan produk UKM lokal di daerah setempat melalui “Pojok Lokal”. SRC mengajak masyarakat sekitar untuk berbelanja di toko kelontong yang lebih dekat dari rumah mereka sebagai salah satu upaya mendorong ekonomi kerakyatan di daerah melalui slogan “Berbelanja Dekat Rumah”.

“Dengan inovasi yang kami lakukan tahun ini, kami berharap keberadaan SRC di Indonesia membawa perubahan untuk mengembangkan usaha toko kelontong yang pada akhirnya membawa manfaat bagi komunitas, meningkatkan daya saing usaha, serta mampu menggerakkan roda ekonomi di daerah masing-masing,” tutup Elvira.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo

Sabtu, 06 Juni 2020 - 18:01 WIB

LPDB-KUMKM Restrukturisasi 40 Koperasi Terdampak Covid-19

Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) membuat kebijakan relaksasi dan kelonggaran pembiayaan berupa program restrukturisasi pinjaman/pembiayaan…

Penyerang Sayap Persebaya Oktafianus Fernando Dikaruniai Putra Pertama

Sabtu, 06 Juni 2020 - 17:00 WIB

Penyerang Sayap Persebaya Oktafianus Fernando Dikaruniai Putra Pertama

Kabar gembira datang dari penyerang sayap Persebaya, Oktafianus Fernando. Kamis (4/6/2020) malam, istri tercinta Ofan melahirkan anak pertama mereka. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut…

Dato Sri Taher Pemilik Bank Mayapada bersama Kuasa Hukum Yusril Ihza Mahendra

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:51 WIB

Bank Mayapada Perusahaan Dato Sri Tahir Disebut Tengah Hadapi Permasalahan, Yusril: Itu Hoax, Kami Akan Ambil Langkah Tegas!

Kuasa Hukum Bank Mayapada International Tbk, Yusril Ihza Mahendra dari IHZA & IHZA Law Firm, membantah berbagai rumors yang menyebutkan Bank Mayapada menghadapi masalah sehingga tidak mampu…

 Perwira Brigif 2 Marinir Gowes Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:30 WIB

Perwira Brigif 2 Marinir Gowes Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan

Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan soliditas, Perwira Brigif 2 Marinir yaitu melaksanakan gowes bersama dari Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, menuju Markas Yonif 5 Marinir Ujung, Semampir,…

Ilustrasi Ahli Kesehatan Peneliti Obat Covid-19 (ist)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:08 WIB

Kabar Gembira...Peneliti Ungkap Obat Asam Lambung Ampuh Sembuhkan Pasien Positif Covid-19 Tanpa Efek Samping

Sebuah studi baru menemukan obat asam lambung bisa membantu mengatasi dan mempercepat pasien virus corona Covid-19 pulih. Bahkan efek obat asam lambung ini terasa dalam 24 hingga 48 jam.