Amartha Bermitra Dengan Element Inc. untuk Berikan UMKM Akses Pinjaman

Oleh : Hariyanto | Kamis, 06 Januari 2022 - 16:55 WIB

CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra (Ist)
CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Amartha, perusahaan teknologi keuangan yang berfokus pada penyediaan produk keuangan inklusif bagi pengusaha wanita bermitra dengan Element Inc., penyedia solusi identitas digital global, untuk memberikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akses pinjaman yang lebih mudah.

Sebagai bagian dari inisiatif inovasi teknologi yang signifikan bagi pelanggan dan agen lapangan Amartha, kemitraan untuk orientasi dan otentikasi digital ini akan mempercepat persetujuan pencairan pinjaman dan waktu pemrosesan, mengurangi kesalahan, dan secara substansial menghilangkan risiko penipuan identitas.

Dengan menerapkan selfie enrollment Element Inc. yang berkinerja tinggi, kecanggihan teknologi liveness check, dan pemrosesan otomatis dokumen identitas untuk kartu pengenal peminjam (e-KTP), Amartha dapat memberikan pinjaman kepada pengusaha yang tidak memiliki rekening bank dengan aman dan tanpa latensi dari proses manual.

Kombinasi solusi ini dapat meningkatkan akses pendanaan bagi calon pengusaha mikro dan kecil yang berkontribusi 60% terhadap GDP Indonesia. Element berfokus pada penyediaan identitas digital dan solusi risiko untuk lembaga keuangan, platform e- commerce, dan mitra lainnya.

"Di Element, misi kami adalah untuk memberikan solusi untuk hambatan terkait identitas yang menghalangi akses masyarakat luas terhadap servis yang membantu pemberdayaan finansial," kata Pendiri Element, Adam Perold yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (6/1/2022).

"Amartha memiliki peran kunci dalam menyediakan kesempatan bagi jutaan pengusaha mikro untuk tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang. Element terinspirasi oleh dedikasi Amartha dalam memberdayakan wirausaha wanita, dan begitu antusias dengan skala pertumbuhan serta dampak yang diciptakan dari platform keuangan tersebut," imbuhnya.

Fokus Amartha adalah untuk melayani masyarakat yang kurang terlayani dan tidak memiliki rekening bank dengan memberikan pinjaman produktif khusus untuk perempuan di masyarakat pedesaan.

Hingga saat ini, Amartha beroperasi di lebih dari 19.000 desa di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Amartha mengelola lebih dari 900.000 wanita micropreneur dan telah berhasil mengucurkan lebih dari lima triliun rupiah (USD 350 juta).

Andi Taufan Garuda Putra, Founder & CEO Amartha menjelaskan, pengoprasian Amartha mencakup sistem hybrid, yang menggabungkan strategi online dan offline.

"Dalam strategi online, kami menerapkan machine learning dan kumpulan data yang relevan untuk membentuk model penilaian kredit yang akurat bagi peminjam kami, serta menggunakan sejumlah metrik untuk memastikan tingkat utang mereka seimbang dan berkelanjutan," kata Andi.

Dalam strategi offline, kata Andi, Amartha mengelola hampir 3.000 agen lapangan untuk memantau dan menyediakan layanan keuangan di desa-desa. Operasi offline menghadirkan peluang yang signifikan untuk  digitalisasi di daerah pedesaan.

"Oleh karena itu, kolaborasi dengan Element ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi efisiensi dan skalabilitas produk dan operasi layanan keuangan kami bagi pelanggan kami," pungkas Andi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut Utama PT Kimia Farma David Utama paparkan produksi Bahan Baku Obat bersama anak usahanya.

Senin, 03 Oktober 2022 - 19:10 WIB

Kimia Farma Bertekad Hadapi Tantangan Harga Bahan Baku Obat

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mempunyai pabrik obat sendiri yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Istilahnya disebut peroduksi Bahan Baku Obat (BBO) dalam negeri. Tantangan harga membuat emiten…

Media Gathering PT Kimia Farma Tbk dan hadir direksi yang paparkan produksi obat

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:26 WIB

Kimia Farma Optimis Ada Perbaikan Kinerja di Kuartal III 2022

PT Kimia Farma TBK (KAEF) mengungkapkan kinerja yang turun pada semester I 2022 bukanlah hal yang penting karena itu sifatnya sementara.

DR. Basuki Ranto

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:22 WIB

Terjadi Over Supply And Demand Listrik, Bagaimana Solusinya?

Jakarta-PT PLN dihadapkan kepaada sebuah masalah yang terkait dengan distribusi listrik yang ketersediiannya melebihi permintaan, sehingga terjadi ketimpangan untuk mendiatribusikan.

Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) yang digelar di Pasar Induk Beras Cipinang. (Senin, 3-10-2022).

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Food Station Operasi Pasar Turunkan Harga Beras, Warga Bahagia

Jakarta - Food Station sebagai BUMD pangan Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilisasi dan ketersediaan harga beras medium untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi DKI Jakarta, bekerjasama…

Ilustrasi minyak sawit

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:04 WIB

Antisipasi Resesi, Ekonom Sarankan Regulasi Pro Komoditas Ekspor

Jakarta-Kalangan Ekonom meminta pemerintah untuk mengantisipasi dampak resesi global melalui kebijakan yang pro komoditas.