SMESCO Indonesia - Pemkab Solok Teken MoU Dongkrak Daya Saing UMKM
INDUSTRY.co.id - Jakarta - SMESCO Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, Sumatera Barat menandatangani nota kesepahaman tentang Pemberdayaan dan Peningkatan Kapabilitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama SMESCO Indonesia, Leonard Theosabrata bersama Bupati Solok, Epyardi Asda, serta disaksikan secara langsung secara virtual oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta (27/12).
Menteri Teten menyambut baik adanya kerja sama ini. Melalui kerja sama ini diharapkan pelaku UMKM di Kabupaten Solok dapat terus tumbuh, berkembang dan menjadi pemacu pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui program ini.
"Saya berharap pelaku UMKM Kabupaten Solok, dapat semakin berdaya saing, baik di dalam maupun luar negeri," katanya.
Sementara itu, Leonard Theosabrata berharap kerja sama dengan Kabupaten Solok tidak berhenti pada penandatanganan MoU saja, tapi ada pencapaian yang dapat direalisasikan.
Ia meyakini dengan kolaborasi dapat menghasilkan banyak hasil positif untuk UMKM.
SMESCO sendiri sudah banyak melakukan MoU sampai 90 lebih dengan berbagai pihak dan harus ada inisiatif. "Jadi harus menghasilkan produk dan investasi yang dapat dirasakan oleh masyarakat," tutur Leo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, MoU ini adalah kali pertama SMESCO berkerjasama intensif dengan pemerintah setingkat kabupaten dalam kurun waktu panjang.
Selama satu tahun SMESCO dan Pemerintah Kabupaten Solok akan melakukan pelatihan kepada UMKM berbagai sektor.
"Khususnya agrobased dan herbal spa, indigenous local produk atau yang kita kenal sebagai produk kearifan local dan produk kuliner khas lokal," jelasnya.
Bupati Solok, Epyardi Asda, menambahkan, pihaknya memiliki beberapa komoditas unggulan yang dapat dikembangkan, di antaranya ialah nilam atau bahan untuk minyak atsiri, beras, rendang, kopi dan lainnya.
Ia pun meminta arahan kepada KemenKopUKM dan SMESCO Indonesia agar berbagai komoditas unggulan daerahnya dapat berkembang lebih lanjut.
"Kami sangat bangga punya potensi yang perlu dikembangkan. Kami mohon bimbingan dari bapak semua," katanya.
Ia pun berjanji, kerja sama ini tidak sebatas MoU saja. "Saya tekankan bahwa saya jamin 100% agar MoU ini berjalan sebaik-baiknya," tegas Asda.