Mulai 31 Desember, Amerika Serikat Cabut Larangan Perjalanan dari Afrika Selatan
INDUSTRY.co.id - Amerika Serikat akan mencabut larangan masuk bagi pelaku perjalanan dengan riwayat bepergian dari Afrika Selatan mulai 31 Desember setelah menganalisis ancaman dari varian Omicron.
Setelah melarang wisatawan asing dari delapan negara di Afrika selatan karena ditemukannya varian Omicron, Amerika Serikat akan membatalkan pembatasan tersebut mulai 31 Desember 2021.
Sebelumnya, warga negara asing yang telah menghabiskan 14 hari sebelumnya di Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, eSwatini, Mozambik dan Malawi belum diizinkan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat sejak 29 November 2021.
Namun, berita tentang peencabutan larangan tersebut dikonfirmasi di Twitter oleh juru bicara Gedung Putih Kevin Munoz yang mengatakan keputusan itu direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
"Pembatasan memberi kami waktu untuk memahami Omicron dan kami tahu vaksin kami yang ada bekerja melawan Omicron, esp boosted," tulis Munoz di Twitter.
Gedung Putih telah berada di bawah tekanan untuk menjelaskan mengapa terus membatasi perjalanan dari negara-negara di Afrika selatan karena variannya telah menyebar luas di Amerika Serikat. Varian Omicron dengan cepat menjadi strain dominan di Amerika Serikat
Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky melaporkan minggu ini bahwa Omicron adalah penyebab hingga 90 persen kasus baru Covid-19 yang dilaporkan di beberapa bagian Amerika Serikat.
Seiring dengan membatasi perjalanan dari delapan negara di Afrika selatan, varian Omicron juga mendorong negara ini untuk memperketat persyaratan pengujiannya.
Jadi, wisatawan asing yang ke Amerika Serikat termasuk warga negara yang divaksinasi perlu menunjukkan bukti tes Covid-19 yang diambil dalam satu hari sebelum perjalanan. Sebelum perubahan itu, wisatawan yang divaksinasi dapat menguji dalam waktu tiga hari setelah berangkat ke Amerika Serikat, sementara penumpang yang tidak divaksinasi diminta untuk melakukan tes dalam satu hari.