Menko Luhut Sebut Investor Asal China Susah Cari Hotel di Jakarta: Semua Penuh

Oleh : Ridwan | Kamis, 16 Desember 2021 - 14:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa tingkat keterisian hotel di Jakarta hampir penuh.

Bahkan, kata Luhut, hal ini menyebabkan tamu investor asal China susah cari hotel di Ibu Kota.

"Kalau Anda cek hotel di Jakarta, sekarang hampir atau mungkin penuh. Karena kemarin ada tamu kami dari Tiongkok, investor besar, itu hampir tidak dapat hotel," ujar Luhut pada acara Bisnis Indonesia Business Challenges-Arah Bisnis 2022: Momentum Kebangkitan Ekonomi, Rabu (15/12).

Dijelaskan Luhut, penuhnya hotel tersebut merupakan bukti konkret pemulihan ekonomi, terlihat dari indeks keyakinan konsumen Indonesia sudah pulih dan berada pada tingkat tertinggi di masa pandemi. 

Selain itu, tambah Menko Luhut, belanja masyarakat juga telah berada di atas tingkat sebelum pandemi.

Ia pun membeberkan, keterisian hotel ini juga diharapkan bisa merata, tidak hanya bintang 5, tapi juga bintang di bawahnya.

"Ini jadi salah satu contoh bagus. Sekarang kita bikin pemerataan supaya bintang 2 dan 3 juga kebagian. Semua harus kita tata," lanjut dia.

Kendati demikian, walaupun sudah ada peningkatan dari sisi konsumsi, dia pun mengungkapkan bahwa pasti ada saja kekurangan yang dilakukan pemerintah dalam hal penanganan COVID-19.

"Kita tidak sempurna. Kasihlah feedback yang membangun, jangan feedback yang destruktif. Bangsa ini harus kompak, kalau kompak tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan," kata Luhut.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →