Perkuat Produksi, Unilever Kucurkan Dana Sebesar USD 500 Juta

Oleh : Ridwan | Senin, 05 Juni 2017 - 19:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Governance and Corporate Affairs Director PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso mengatakan perusahaan akan menambah investasi sebesar USD 500 juta untuk memperkuat produksi hingga lima tahun kedepan.

"Perusahaan akan menambah sembilan unit kapasitas sejumlah pabrik di sejumlah kota Indonesia," ungkap Sancoyo Antarikso seusai pertemuan dengan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di kantor Kemenperin, Jakarta (5/6/2017).

Ia menambahkan, perusahaan telah memaparkan rencana investasi dan progres bisnis Unilever di Indonesia. "Investasi USD 500 juta, akan kita gunaka untuk meningkatkan kapasitas yang akan menopang dua segmen utama kami yaitu, home and personal care dan food and refreshment," terangnya.

Sancoyo menjelaskan, saat ini Unilever sedang berencana mengekspansi pabrik untuk terus menggarap pasar produk kosumen di Indonesia. Seperti diketahui, pada tahun lalu Unilever telah mengoperasikan pabrik oleochemical yang terletak di Kawasan Industri Sei Mangkei, Sumatera Utara. "Unilever berniat membangun sejumlah pabrik produk hilir di lokasi tersebut seperti pabrik sabun dan shampoo. Nantinya, perusahaan akan memiliki pabrik produk sawit terintegrasi di kawasan Industri Sei Mangkei," ucapnya.

Menurut Sancoyo, Pembangunan pabrik oleochemical itu sebagai tonggak penting bagi perusahaan dalam mencapai target menggunakan 100% minyak kelapa sawit dari sumber yang bersertifikasi dan dapat ditelusuri pada 2020.

Sekedar informasi, Unilever Oleochemical Indonesia mengolah tahun bahan dasar kelapa sawit atau crude palm kernel oil (CPKO) menjadi fatty acid, glicerine dan soap noodle untuk digunakan dalam pembuatan produk-produk konsumen terutama sabun, sampo dan detergen.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →