Luncurkan SMEsta.id, MenKopUKM Bakal Bawa UMKM Tanah Air Perluas Pasar Ekspor
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki secara resmi meluncurkan Portal Nasional Usaha Kecil dan Menengah (UKM), SMEsta.id.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Portal Nasional UKM, SMEsta.id resmi saya luncurkan," kata MenKopUKM di Auditorium KemenKopUKM, Jakarta, Kamis (25/11).
SMEsta.id bertujuan untuk memperkuat jaringan dan database untuk mendukung UKM nasional berpartisipasi dalam aktivitas ekspor.
SMEsta.id juga mendukung peningkatan akses pasar, menyediakan informasi akses pembiayaan, program pelatihan, perizinan dan stadarisasi.
Selain itu, SMEsta.id memiliki profil penyedia layanan UKM (SME Service provider), ekosistem UKM serta program internasionalisasi UKM yang terhubung dengan web portal ASEAN Access.
"Dengan adanya SMEsta.id bisa lebih mudah untuk produk-produk UMKM unggulan bisa diakses pasar global. Jadi ini nantinya akan memudahkan terjadinya transaksi baik B to B maupun B to C," terangnya.
Teten optimis portal SMEsta.id dapat menjembatani antara market global dengan UMKM Tanah Air. "Ini bukan sekedar menghubungkan ke akses padar global saja, tapi juga ada pemberdayaan kepada UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan produksi dari pengembangan sampai standarisasi produk," ungkap MenKopUKM.
Oleh karena itu, Teten manergetkan jumlah UMKM yang terdaftar dalam portal SMEsta.id akan mencapai 10 ribu hingga tahun 2024.
"Kami akan lebih selektif agar UMKM yang terhubung dengan portal SMEsta.id ini adalah mereka (UMKM) yang sudah siap go global. Jadi menurut kami tidak sulit hanya menargetkan 10 ribu," paparnya.
Selain itu, lanjut Teten, SMEsta.id juga diharapkan dapat mendorong realisasi target ekspor UMKM yang mencapai 17% dari total ekspor nasional.
"Selama ini UMKM untuk ekspor banyak kendala, karena itu kami penting meyiapkan platform ini untuk memudahkan UMKM terhubung market di luar termasuk sistem logistik, karena retail ekspor ini kan tumbuh luar biasa, tetapi jika tidak didukung oleh sistem logistik akan menjadi sangat mahal. Saya kira dengan SMEsta.id ini kita bersama akan cari solusinya," terang MenKopUKM.
Ia pun mengajak seluruh UMKM di Indonesia untuk segera terdaftar di portal SMEsta.id. "Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah dapat memperkaya informasi melalui SMEsta.id agar UMKM Tanah Air berjaya di kancah global," ajak Teten.
Sementara itu, Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman mengatakan, hingga saat ini, sudah ada lebih dari 1.500 UMKM ekspor dan 9 Mitra pendukung yang telah tergabung ke dalam SMEsta.id.
"Kedepan, kita optimis akan terus bertambah agar UMKM dicdalam negeri dapat berdaya saing dan memperluas akses pasar ke mancanegara," tutup Hanung.