MenKopUKM Dorong Terbentuknya Laboratorium Kewirausahaan di Ponpes Assalam Sukabumi

Oleh : Ridwan | Rabu, 24 November 2021 - 13:46 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Sukabumi - UKM Mart yang telah dibangun ini bukan hanya merupakan fasilitas Pondok Modern Assalam Sukabumi untuk menyediakan berbagai kebutuhan konsumtif para santri dan santriwati, serta para ustadz dan ustadzah. 

Namun juga, dapat menjadi wadah bagi para santri yang kreatif dan inovatif menghasilkan suatu karya dan dijual kepada rekan-rekannya atau masyarakat sekitar. 

Hal itu dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara peresmian Gedung UKM Mart, Desa Sukaharja, Warungkiara, Sukabumi, di sela-sela acara penyerahan sertipikat Redistribusi Tanah, di Kabupaten Sukabumi, Selasa, (23/11). 

Di acara yang dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Sofyan A Djalil dan Pimpinan Pondok Modern Assalam Sukabumi KH Encep Hadiana, Teten berharap UKM Mart milik Ponpes Assalam dapat menjadi inkubator bagi para santri untuk melahirkan wirausaha yang inovatif dan unggul. 

"Akan ada Keppres Kewirausahaan untuk melahirkan banyak wirausaha yang rasio kita masih sebesar 3,47%. Minimal rasionya 4% untuk menjadi negara maju. Jadi, pesantren dapat menjadi inkubator bagi pengembangan wirausaha di Indonesia," papar MenKopUKM. 

Menurut Teten, Laboratorium Kewirausahaan dalam bentuk koperasi pondok pesantren juga dapat dibangun di Pondok Modern Assalam ini, karena jiwa kewirausahaan saat ini penting untuk diajarkan sejak muda. 

"Pada 2030 nanti, kita akan mengalami bonus demografi, yang artinya bahwa usia produktif akan lebih banyak. Sehingga, para generasi muda kita perlu diberikan bekal yang cukup untuk menjadi lebih produktif di lingkungannya," kata Teten. 

Di samping itu, Teten berharap sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang mengakar pada budaya masyarakat di Kecamatan Warungkiara, para lulusan santri dapat terus melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi (Universitas). 

"Sehingga, dapat melahirkan intelektual muda yang berwawasan luas dan berakhlakul karimah," tandas Teten. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →