Gunakan Kawasaki W175 Bergaya Bobber, Presiden Jokowi Nge-gas di Sirkuit Mandalika

Oleh : Ridwan | Jumat, 12 November 2021 - 13:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - NTB - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setibanya di sana, Jokowi bergegas menuju Pit Building Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Presiden Jokowi sempat menjajal Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebelum meresmikannya pada hari ini atau Jumat, 12 November.

Sirkuit Mandalika nantinya akan digunakan dalam ajang Asian Talent Cup dan World Superbike Championship 2021. 

Jokowi mengaspal menggunakan motor pribadinya, Kawasaki W175 yang telah dimodifikasi bergaya bobber. Modifikasi motor ini digarap Katros Garage.

Motor itu bertuliskan RI-1. Jokowi tampak gagah dengan kostum rider berwarna hitam.

Presiden mengendarai motornya mulai dari garis start. Sementara Menteri BUMN Erick Thohir bertugas sebagai pemegang bendera untuk memberi aba-aba.

Setelah dimulai, Jokowi kemudian memacu motor hijaunya menjauh dari rombongan lain. Sementara itu, Erick Thohir yang menjadi pengibar bendera tanda lomba dimulai bersorak.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi hari ini bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka kunjungan kerja. Bersama rombongan ia berangkat sekitar pukul 06.30 WIB.

Setibanya di NTB, Jokowi langsung menuju Pit Building Sirkuit Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika untuk melakukan peresmian.

Kemudian, sore harinya Jokowi akan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) secara virtual dari Novotel Lombok Resort and Villa. Jokowi diagendakan akan bermalam di Lombok dan melanjutkan agenda kerja esok hari.

Dalam kunjungan kerja ini, Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →