Mendag Lutfi Sampaikan Kabar Gembira! Kinerja Ekspor Catat Sejarah Baru, Tembus USD 21,43 Miliar

Oleh : Ridwan | Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:01 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi melaporkan saat ini neraca perdagangan Indonesia memiliki kinerja yang sangat baik.

Bahkan selama 17 bulan terakhir neraca perdagangan Indonesia terus menunjukkan tren surplus didukung dengan nilai ekspornya.

"Surplus tertinggi terjadi pada Agustus 2021 lalu yang mencapai USD4,7 miliar dengan rekor capaian nilai ekspor tertinggi per bulan dalam sejarah Indonesia yaitu sebesar USD21,43 miliar," ujar Mendag Lutfi dalam Opening Ceremony Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021, Kamis (21/10/2021).

Total ekspor Indonesia selama periode Januari hingga September 2021 juga mencatat pertumbuhan sangat baik, mencapai USD163,4 miliar atau tumbuh setiap tahunnya sebesar 40,4%.

Namun Indonesia harus tetap waspada karena tantangan perdagangan global saat ini menjadi sangat kompleks.

Pandemi Covid-19 masih belum selesai, ancaman krisis energi, krisis pangan, persaingan era digital, kenaikan harga komoditas, perubahan global supply chain serta isu lingkungan dan perubahan iklim juga menjadi tantangan yang baru dan perlu diwaspadai.

"Oleh sebab itu kami terus berupaya meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia, kami terus mendorong agar struktur ekspor Indonesia tidak boleh lagi didominasi oleh barang mentah tetap ekspor dengan bernilai tambah," terangnya.

Peningkatan akses pasar di negara mitra juga terus dilakukan Kemendag untuk terus mendukung pertumbuhan ekspor non migas setelah terwujudnya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia-Korea CEPA di penghujung tahun 2020.

Selain itu, beberapa perundingan dengan negara mitra non tradisional menjadi prioritas untuk segera Kemendag selesaikan tahun ini, diantaranya dengan Uni Emirat Arab, Tunisia, Bangladesh dan Pakistan.

Disamping itu, Indonesia juga berfokus pada penyelesaian perundingan Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-EU CEPA yang berpotensi besar bagi Indonesia untuk menembus pasar-pasar Eropa. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →