Syuting di Daerah Konflik, Rio Dewanto Merasa tegang

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Desember 2016 - 12:08 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Rio Dewanto mengaku merasa tegang saat membintangi film terbarunya yang berjudul I Leave My Heart in Lebanon.

"Ya tegang, tapi ada juga rasa terharunya," ujar Rio Dewanto usai special screening di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Di antara 20 judul film yang pernah dibintangi Rio Dewanto, baru kali ini ia menghadapi beragam perasaan. Perasaan campur aduk itu bisa dimaklumi karena Rio Dewanto menjalani syuting di daerah konflik di Lebanon.

"Harus bawa surat-surat jelas, kan. Ya tegang, dong. Deg-degan juga," kata Rio Dewanto.

Dalam film produksi TeBe Silalahi Pictures itu, Rio Dewanto berperan sebagai Kapten Satria, seorang anggota pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di Lebanon.

Dalam film yang disutradarai oleh Benni Setiawan itu, Rio Dewanto harus menjalani syuting di daerah konflik. Ternyata bagi Rio Dewanto itu tidak hanya mendatangkan perasaan tegang dan deg-degan saja, tetapi juga rasa haru yang mendalam.

"Senang juga karena selama empat hari bisa menjalani boot camp di Cilodong. Saya dilatih di barak militer. Seru sekali dan ini pengalaman baru buat saya selama berkarier di dunia film," ujarnya.

Rio Dewanto adalah pemeran utama film I Leave My Heart in Lebanon, yang mulai ditayangkan di bioskop 15 Desember 2016. Lawan main Rio Dewanto di antaranya Revalina S.Temat dan aktris asal Lebanon Jowy Khoury.