Mensos Risma Bawa Kabar Gembira untuk Jutaan Masyarakat Indonesia! Alhamdulillah...

Oleh : Ridwan | Selasa, 28 September 2021 - 11:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah memastikan akan terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di tahun 2022. Berdasarkan informasi dari covid19.go.id, bansos akan tetap disalurkan kepada masyarakat terdampak COVID-19 dengan alokasi sebesar Rp74,08 triliun.

"Bantuan sosial untuk masyarakat miskin dan rentan terus berlanjut," terang Mensos Tri Rismaharini dalam keterangan resminya di Jakarta (27/9).

"Tahun depan, Kemensos menganggarkan Rp74,08 triliun atau 94,6 persen untuk bansos, jadi tidak benar kalau Kemensos menghentikan program bansos," tambahnya.

Risma menegaskan bahwa pemerintah perlu memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19. "Masyarakat miskin danm terdampak akan tetap kami bantu," imbuhnya.

Mensos menjelaskan mengenai bansos yang tetap disalurkan kepada masyarakat adalah bansos reguler dan khusus. Adapun maksud dari bansos regular adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako. Sedangkan bansos khusus adalah untuk kedaruratan seperti Bantuan Sosial Tunai (BST).

Lebih lajut, Risma mengungkapkan bahwa PKH dan BPNT terus berjalan, baik ada atau tidak ada pandemi COVID-19.

"Karena memang dimaksudkan untuk penanganan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul," papar Risma.

Risma menerangkan Kemensos telah menganggarkan Rp28,7 triliun untuk melanjutkan PKH pada 2021 dengan target 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah akan terus melanjutkan menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak.

Sebelumnya, Kemensos telah berhenti menyalurkan BST sebesar Rp300 ribu kepada masyarakat terdampak pandemi di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →