Dahsyat! Berkat Tangan Dinginnya, Jakarta Jadi Provinsi Paling Demokratis se-Indonesia, Anies: Alhamdulillah...

Oleh : Candra Mata | Senin, 06 September 2021 - 10:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ABW) menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta berhasil mencatatkan diri sebagai Provinsi paling Demokratis selama empat tahun berturut-turut, atau tepatnya sejak Anies memimpin Jakarta di Tahun 2017.

"Ya, Provinsi paling Demokratis, Empat tahun berturut-turut Jakarta menjadi provinsi paling demokratis se-Indonesia," kata Anies dalam keterangan yang dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari akun Facebook miliknya Senin (6/9).

"Alhamdulillah, berdasarkan rilis Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2020 Badan Pusat Statistik (BPS), angka IDI Provinsi DKI Jakarta menduduki peringkat satu secara nasional dengan nilai indeks sebesar 89,21," sambung Anies. 

Dikatakannya, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi DKI Jakarta selalu meraih kategori baik dan nilai IDI DKI terus bertumbuh, yakni 84,73 pada 2017, 85,08 pada 2018, dan 88,29 pada 2019.

Angka pencapaian ini menurut Anies menunjukkan bahwa warga DKI Jakarta semakin matang dalam berdemokrasi.

"Pertumbuhan demokrasi ini hanya bisa terwujud berkat kolaborasi seluruh stakeholder dan komponen masyarakat yang telah menjaga DKI Jakarta tetap kondusif dan demokratis," ujar Anies.

Selein itu, dijelaskan Anies lebih lanjut, ada tiga aspek yang dinilai dalam penghitungan nilai IDI tersebut.

Aspek tersebut meliputi aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik dan aspek lembaga demokrasi.

"Indeks ini adalah semacam cermin untuk kita merefleksikan kekuatan dan kekurangan dalam berdemokrasi," jelasnya.

Namun demikian, sekalipun capaian indeks demokrasi DKI Jakarta di tahun ini sudah makin tinggi, tetapi menurut Anies masih ada beberapa pekerjaan rumah.

"Mari pertahankan hal-hal yang sudah baik, dan bersama-sama perkuat yang masih kurang, untuk Jakarta yang lebih aman dan demokratis," ujarnya.

"Kita ingin Ibu Kota terus menjadi rujukan di dalam menjaga suasana demokratis di Indonesia," tutup Anies.