Ambyar... Tata Kota Jakarta Terburuk Nomer Satu di Dunia, Pak Anies?

Oleh : Ridwan | Rabu, 25 Agustus 2021 - 12:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - DKI Jakarta menjadi peringkat pertama kota yang memiliki tata kota buruk versi Platform Arsitektur Rethinking The Future. 

Jakarta disebut sebagai kota yang padat, memiliki tingkat pencemaran udara yang tinggi, dan pencemaran air yang luas. Hal ini disebabkan karena perencanaan pembangunan di ibukota dinilai sangat buruk.

Berdasarkan hasil riset tersebut, dari 10 daftar negara yang memiliki tata kota buruk, DKI Jakarta menempati posisi pertama.

Disebutkan, ibu kota Indonesia yang sangat padat, Jakarta dikatakan sebagai tempat dengan desain terburuk di Bumi. Hal itu dikarenakan ruang hijau terbuka kurang memadai, kemacetan lalu lintas yang ekstrem, dan perluasan kota yang tidak terencana.

Kemacetan lalu lintas di Jakarta salah satunya dikarenakan pembangunan infrastruktur. Pemerintah daerah dapat berkontribusi dengan cara mengurangi pelaksanaan proyek jangka panjang.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Wakil Gubernurnya Ahmad Riza Patria angkat suara dan mengungkapkan pihaknya akan mempelajari penilaian tersebut untuk dijadikan masukan dan saran dalam memperbaiki kota Jakarta ke depannya.

“Ya itu penilaian yang baru kami dengar nanti akan kami pelajari, apa iya Jakarta sebagai kota terburuk di dunia dalam tata kotanya, kita akan pelajari,” ujar Riza di Jakarta (24/8/2021).

Dikatakan Riza, gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya selalu berusaha menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih baik dari berbagai aspek, termasuk tata kotanya. 

Namun, dia mengakui hal tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan karena banyak aspek yang harus disempurnakan di Jakarta seperti pengendalian banjir dan masalah transportasi.

"Memang tidak mudah, kita fokus pada pengendalian banjir, pada transportasi. Alhamdulillah mendapat perbaikan dari sana-sini, masalah air bersih, polusi udara, penghijauan, semuanya termasuk pendidikan, kesehatan, sekarang dituntut juga tata kota," ungkapnya.

Pihaknya, kata Riza, akan terus berupaya agar Ibukota menjadi kota terbaik di dunia melalui berbagai kolaborasi dengan semua elemen masyarakat.

"Tentu kita semua akan perbaiki Jakarta menjadi kota yang lebih baik sejajar dengan kota-kota besar di dunia," pungkas Riza.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →