Hari ini, IHSG Diperkiraan Rawan Profit Taking

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 23 Mei 2017 - 08:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (23/05/2017) ini diperkirakan akan kembali mengalami aksi ambil untung (profit taking) lanjutan setelah mengalami penurunan di sesi kedua perdagangan kemarin hingga sesi penutupannya.

“IHSG naik cukup signifikan karena sentimen positif terhadap langkah S&P yang memberikan investment grade kepada Indonesia, tetapi kondisi itu dimanfaatkan para pelaku pasar untuk melakukan profit taking,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas, Selasa (23/05/2017).

Yuganur mengemukakan, para pelaku pasar sebaiknya menunggu konsolidasi atau koreksi minor untuk mengambil posisi baru bag saham-saham berkapitalisasi besar dan saham-saham lapis kedua pilihan.

Kendati demikian, menurut Yuganur, adanya potensi pembalikan arah melemah pada laju IHSG akibat berlanjutnya aksi jual, maka para pelaku pasar disarankan untuk mengakumulasi saham-saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Indonesia Tbk (ASII), PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

BMRI, ASII dan WSKT saat ini sedang mengalami tren perbaikan harga untuk jangka pendek dan menengah. Secara teknikal, ketiga saham tersebut berpotensi untuk diperdagangkan dengan mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya sehingga ketiganya menjadi menarik untuk diakumulasi.

BMRI ditargetkan bakal mencapai rentang harga Rp13.350-13.650 per unit. Sedangkan harga ASII dan WSKT masing-masing diperkirakan akan menyentuh kisaran Rp9.050-9.350 per unit dan Rp2.525-2.725 per unit.

Sementara itu, penurunan harga komoditas di pasar global ke level terendah dalam 10 tahun terakhir ini serta valuasi sektoral yang sudah cukup murah membuat ADRO menjadi menarik untuk diakumulasi dalam jangka menengah. Harga ADRO berpotensi mencapai kisaran Rp1.575-1.645 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →