PP Property Targetkan Porsi Recurring Income 15% pada 2020

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 22 Mei 2017 - 10:21 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT PP Property Tbk (PPRO) menargetkan porsi pendapatan berkelanjutan (recurring income) hingga mencapai 15% dari pendapatan konsolidasi perseroan pada 2020. Porsi recurring income PPRO pada 2017 ini ditargetkan baru sebesar 10% dari pendapatan konsolidasinya.

“Realisasi recurring income kami pada 2016 tercatat baru 4% dari penjualan konsolidasi 2016, atau sekitar Rp86 miliar. Untuk tahun ini, kami targetkan porsi recurring income tersebut hingga 10%,” ujar Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO, Senin (22/05/2017).

Taufik mengemukakan, salah satu upaya yang dilakukan manajemen PPRO untuk mendukung kenaikan porsi recurring income tahun ini adalah melakukkan ‘road to soft opening’ untuk mal Lagoon Avenue Bekasi bertemakan ‘Colorful Lifestyle’. Kegiatan itu diadakan secara serenta dilaksanakan melalui live streaming di kelima mal lain yang dibangun PPRO.

Taufik menjelaskan, acara road to soft opening di mal Lagoon Avenue Bekasi dilaksanakan pada Minggu (21/05/2017) dengan aksi senam Zumba dengan instruktur Liza Natalia dan Mannequin Challenge untuk menorehkan rekor MURI sebagai Mannequin Challenge dengan jumlah terbanyak di Indonesia. Acara Zumba diadakan untuk mengajar dan mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Acara ini diselenggarakan secara live streaming bersamaan di 5 mal yang dibangun PPRO, yaitu Lagoon Avenue Bekasi di Kalimalang, Jakarta Timur, Lagoon Avenue Sungkono di Surabaya, Lagoon Avenue Dharmahusada di Surabaya, Kaza City Mall di Surabaya dan Mal Balikpapan Ocean Square di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sementara itu, Linda Gustina, Direktur Komersial PPRO, mengatakan, seluruh mal tersebut terintegrasi dengan kawasan residensialnya sehingga membidik pasar di masing-masing kawasan mixed use itu sendiri dan masyarakat di sekitarnya.

Lagoon Avenue Bekasi berlokasi di Kawasan Grand Kamala Lagoon yang juga memiliki kawasan residensial. Lagoon Avenue Bekasi memiliki Net Leaseable Area (NLA) seluas 21.367 meter persegi dengan anchor tenant-nya adalah CGV Cinemas, Hero Supermarket dan Funworld.

Grand Kamala Lagoon sendiri adalah Central Business District (CBD) yang dirancang secara terpadu dengan konsep ramah lingkungan di lahan seluas 28 hektar di Bekasi, Jawa Barat. Grand Kamala Lagoon akan menjadi kawasan yang tepat untuk pilihan hunian dan investasi. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →