Engga Kira-kira, Bikin Tepok Jidat! Harga Oksigen di DKI Jakarta Naik 900 Persen

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 Juli 2021 - 15:55 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan survei ketersediaan oksigen di DKI Jakarta selama masa PPKM Darurat.

Hasilnya, harga oksigen di sejumlah toko di marketplace naik hingga mencapai 900 persen.

"Kita melakukan survei ketersediaan oksigen baik yang portabel maupun yang sifatnya tabung. Kita temukan kenaikan harga yang cukup tinggi banget, rentangnya itu 16-900 persen," kata Kepala Kanwil III KPPU Aru Armando dalam sesi teleconference, Rabu (7/7).

Aru mengatakan, kenaikan harga tersebut terjadi untuk oksigen portabel merek Oxycan 500 cc yang dijual oleh 11 toko. Kisaran harganya Rp58.000 hingga Rp450.000, dengan harga rata-rata Rp275.000.

"Untuk toko yang menjual Oxycan di bawah harga rata-rata, stok barang tersedia tidak lebih dari 10 buah. Sedangkan yang menjual di atas harga rata-rata stoknya mencapai 17-280 buah," jelasnya.

Menurut Aru, terdapat perilaku toko yang memanfaatkan kesempatan tingginya permintaan untuk menaikkan harga oksigen portabel.

Dari hasil survei marketplace A terhadap sample beberapa toko di Jakarta, dia menyebutkan, terdapat 11 toko yang menjual tabung oksigen ukuran 1 M3 dengan trolly dan regulator full set dengan kisaran harga Rp800.000 hingga Rp1,594 juta.

"Untuk toko yang menjual di bawah harga rata-rata, stok ketersediaan barang kosong. Sedangkan yang menjual di atas harga rata-rata ketersediaannya 4-99 buah oksigen," tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →