Mentan Grebek Gudang Penimbun Garam Ilegal Milik PT Garindo Sejahtera Abadi di Gresik

Oleh : Hariyanto | Minggu, 21 Mei 2017 - 12:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Gresik, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Jumat (19/5/2017) mendatangi ke kota Gresik. Kedatangan Mentan tersebut bukan untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) melainkan ikut melakukan penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin di sebuah gudang milik PT Garindo Sejahtera Abadi, Jalan Mayjen Sungkono 16A Segoromadu Kebomas Gresik.

Selain Menteri Pertanian, turut dalam penggerebekan tersebut, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Kasdam V Brawijaya Brigjen Agus Suhardi dan Kapolres Gresik AKBP Boro Windhu Danandito.Gudang tanpa papan nama tersebut ternyata dijadikan tempat untuk menimbun garam ilegal asal Australia yang jumlahnya mencapai 166 ribu ton.

Kapolda Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, pihaknya berhasil menggrebek gudang tersebut dengan barang bukti 166 ribu ton garam impor illegal asal Negara Australia.

"Garam impor ini semestinya untuk industri, tetapi malah ditimbun dan dijual di pasaran," ungkap Machfud.

Machfud menambahkan, keberadaan gudang milik PT Garindo Sejahtera Abadi ini sebenarnya sudah cukup lama beroperasi.

“Namun setelah ada laporan dan informasi dari masyarakat, kami melakukan penyelidikan dan menemukan adanya garam import dijual ke pasaran. Semua pelakunya sudah kami tangkap, dan segera kami lakukan penindakan hukum” ujarnya.

Sementara Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah berterima kasih kepada polisi dan dibantu TNI melakukan hal luar biasa dalam menjaga stabilitas pangan sebelum bulan puasa.

“Kementerian Pertanian merekomendasikan agar importi nakal seperti ini segera dicabut izinnya, sehingga tidak merugikan masyarakat ” tegas Amran serius.

Di tempat yang sama, Kapolres AKBP Boro Windhu Danandito mengatakan, temuan ini merupakan kerja sama antara masyarakat dan polisi dalam mengungkap adanya penimbunan bahan-bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.

“Jika masyarakat mengetahui adanya tempat penimbunan seperti ini, segera laporkan kepada kami,”ujar Boro. (Hry/ GN)

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →