Target Jokowi untuk Bos Baru Kadin: Kejar 22 Juta Vaksinasi Gotong Royong! Tidak Ada Tawar-menawar, Harus...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 30 Juni 2021 - 21:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, yakni Rosan P Roeslani (Ketum 2015-2020), Arsjad Rasjid (Ketum baru Kadin periode 2021-2026) untuk mengejar cakupan vaksinasi Gotong Royong sebanyak 22 juta dosis pada tahun 2021 ini.

“Targetnya 22 juta (dosis), tapi karena vaksinnya juga belum datang, yah inilah yang akan kita kejar nanti dengan ketua dan jajaran pengurus Kadin yang baru agar angka Vaksin Gotong Royong 22 juta itu bisa dikejar dalam bulan Juli-Agustus dan bulan-bulan berikutnya,” ujarnya pada Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin Indonesia, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/06/2021) sore.

Perlu diketahui, sejatinya vaksinasi Gotong Royong ini sendiri dilakukan oleh Kadin Indonesia (sektor swasta) namun menjadi bagian dari program vaksinasi nasional yang digulirkan oleh pemerintah dalam rangka mempercepat kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Selain itu, dalam Munas Kadin ini, Jokowi juga mengemukakan bahwa Indonesia berada pada urutan kesebelas dari 215 negara dunia terkait capaian vaksinasi COVID-19, dengan cakupan 42 juta dosis. 

Untuk itu, Jokowi meminta agar vaksinasi terus diakselarasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Sekarang tidak ada tawar-menawar, saya sudah sampaikan satu juta (dosis di bulan Juli) harus! Agustus, dua juta (dosis) harus!," tegasnya.

"Karena kunci dari pemulihan ekonomi adalah urusan COVID-19 ini harus bisa kita selesaikan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga  menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan target vaksinasi dibulan juli sebanyak 34 juta dosis, lalu 43,7 juta di bulan Agustus).

Kemudian 53 juta dosis di September, selanjutnya sebanyak 84,1 juta pada bulan Oktober, lalu 80,9 juta di November, dan 71,7 juta dosis di bulan Desember.

“Memang ini target yang tidak kecil, tetapi kemarin setelah kita coba sehari bisa 1,3 juta, saya meyakini, meningkatkan menjadi angka 2,5 juta itu bukan sebuah hal yang sulit. Asal, satu kuncinya, vaksinnya ada,” pungkasnya. 

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →