Satria Antaran Prima Bagikan Dividen 2020 Rp18 per Saham

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 22 Juni 2021 - 19:13 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemegang saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta, Selasa (22/06/2021), menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2020 bernilai total Rp15 miliar (Rp18 per saham).

SAPX adalah perusahaan jasa pengiriman yang didirikan pada 2014 dan kini menjadi perusahaan publik dan tercatat sebagai emiten Bursa Efek Indonesia (BEI). SAPX saat ini memiliki jaringan pengiriman hampir ke seluruh Indonesia.

“Dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham berasal dari laba bersih 2020 perseroan. Total dividen tunai yang akan dibagikan tersebut mencapai 48,14 persen dari laba bersih SAPX pada 2020 bernilai Rp31 miliar,” papar Budiyanto Darmastono, Direktur Utama SAPX, dalam acara paparan publik usai RUPST di Jakarta.

Budiyanto juga menjelaskan, sebesar Rp10 miliar dari laba bersih tersebut disisihkan sebagai dana cadangan dan sisanya sekitar Rp6 miliar dijadikan sebagai laba ditahan (retained profit).

Lebih lanjut Budiyanto mengemukakan, pendapatan SAPX pada 2020 tercatat tumbuh 40,18 persen menjadi Rp451 miliar dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp395 miliar. Itu artinya, kinerja perseroan di masa pandemi Covid-19 masih terus berkembang seiring dengan peningkatan permintaan pengiriman logistik dari berbagai produsen dan konsumen terkait e-commerce.

Akan tetapi, laba perseroan pada 2020 mengalami penurunan menjadi Rp31,6 miliar dari Rp40,24 miliar pada 2019. Penurunan itu disebabkan perseroan pada 2020 banyak melakukan investasi terutama untuk pembukaan lebih dari 150 kantor cabang baru yang diharapkan dapat menujang kegiatan usaha perseroan ke depan.

“Bisnis logistik akan terus berkembang di masa depan. Pada 2020, kami berhasil menjalankan bisnis ini dengan volume pengiriman mencapai 33,29 juta kilogram (kg) atau mengalami peningkatan hingga 29,48 persen dibandingkan pada 2019 sebanyak 25,71 juta kg,” tukas Budiyono.

Budiyono mengungkapkan, perkembangan usaha logistik pada 2021 ini terus berlanjut. Hal itu terlihat dari pendapatan perseroan per Maret 2021 yang tercatat sebesar Rp129,84 miliar, atau tumbuh 19,52 persern dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar Rp108,63 miliar.

“Kami menargetkan pendapatan Rp600 miliar pada 2021. Sementara itu, kami menargetkan bottom line sebesar Rp40 miliar atau tumbuh antara 25-30 persen pada tahun ini,” imbuh Budiyanto.

Untuk mencapai target tersebut, demikian Budiyanto, manajemen SAPX masih akan terus memusatkan perhatiannya pada segmen bisnis COD di samping masih mempertahankan segmen korporasi. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →