Terjadi Perubahan Kulit Saat Menstruasi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
INDUSTRY.co.id - Siklus menstruasi dapat menyebebkan perubahan emosional, perubahan suasana hati, bahkan perubahan terhadap kulit. Masalah kulit yang timbul saat menstruasi sebenarnya lazim terjadi pada sebagian wanita.
Sebab, permasalahan kulit ini terjadi dipicu oleh fluktuasi hormon yang terjadi selama menstruasi. "Itu karena perubahan hormon. Kulit kita berubah selama setiap fase siklus menstruasi, folikel, ovulasi, atau fase luteal. Apa yang perlu Kamu lakukan adalah menyesuaikan rutinitas perawatan kulit agar mencegah berjerawat dan iritasi," ungkap Dr Geetika Mittal, seorang dokter kulit melalui akun Instagramnya.
Dilansir dari laman Indianexpress, Senin (7/6/2021) berikut siklus mensturasi yang dapat mempengaruhi perubahan kulit Kamu.
Haid
Pada saat ini, kulit cenderung menjadi kering karena penurunan produksi progesteron dan estrogen. Sehingga, Kamu harus tetap melakukan perawaan diri. Dr Mittal menyarankan menggunakan pelembab yang lembut dan pembersih berbasis krim yang dapat membuat kulit lebih terhidrasi.
Folikular
Ketika periode berakhir, tubuh mulai memproduksi oestrogen. Akibatnya, kulit menjadi sehat karena peningkatan produksi kolagen. Ini adalah waktu terbaik untuk mengaplikasikan pelembab secara teratur.
Ovulasi
Ini adalah waktu yang subur, dan Dr Mittal mengatakan bahwa sementara beberapa wanita mungkin memiliki kulit wajah yang bersih saat mengalamai fase ini. Namun, yang lain mungkin mendapatkan jerawat karena kulit rentan menjadi lebih berminyak.
"Dengan demikian, lakukan perawatan pengelupasan kulit atau mencoba masker wajah dan bersihkan dua kali setiap hari untuk menghindari timbulnya jerawat," jelasnya.
Fase Luteal
Selama fase ini, pelepasan progesteron cenderung menyumbat pori-pori, yang mengarah ke lebih banyak minyak dan berjerawat atau berkomedo. "Bersihkan dengan sabun pembersih tanpa wangi dan gunakan pelembab dan minyak non-komedogenik," tambahnya.