Menteri Bahlil Bocorkan Kabar Gembira! Agustus 2021, Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Indonesia Bakal Dibagun di Jawa Barat

Oleh : Ridwan | Senin, 24 Mei 2021 - 08:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menarangkan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia akan dibangun di Jawa Barat nanti Agustus 2021.

"Pembangunan (pabrik) 10 giga pertama untuk baterai mobil (listrik) di Jawa Barat. Kita bikin lagi juga di Jawa Tengah," ujar Bahlil di Jakarta, (23/5).

Namun, Bahlil bekum bisa menerangkan secara detail perusahaan mana yang dipilih di Jawa Barat.

"Investasi pabrik baterai kendaraan listrik yang sedang berjalan berasal dari perusahaan LG sebesar US$9,8 miliar dan Contemporary Amperex Technology Co (CATL) sebesar US$5,2 miliar," terangnya.

Tentang pembangunan tersebut, kata Bahlil, adalah tindak lanjut dari kebijakan pemerintah melarang ekspor nikel 2019 lalu. Karena hal tersbut, Ia mengaku banyak yang memprotes kebijakan itu.

"Semua orang demo, saya bilang nggak apa-apa mau didemo. Satu setengah bulan saya dihajar. Tapi kalau bukan sekarang kita selesaikan, kapan lagi? Dan apa yang terjadi? Hari ini Indonesia akan jadi satu negara terbesar dalam menyiapkan kepada negara di dunia untuk kontribusi pabrik baterai untuk mobil listrik," cetusnya.

Bahlil melanjutkan alasan pelarangan ekspor harus diterapkan sebab Indonesia kurang cermat dalam memanfaatkan daya alam yang dimiliki.

Adapun digadang-gadang LG Energy Solution mengerahkan investasi untuk pembangunan pabrik kendaraan listrik di Batang, Jawa Tengah.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →