Pagi ini, IHSG Dibuka pada Posisi 5.689

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 15 Mei 2017 - 09:54 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik ke posisi 5.689,81 pada sesi pertama perdagangan Senin (15/05/2017). Pada pukul 09:00, IHSG terpantau di posisi 5.691,26, meningkat 16 poin, atau 0,3%, dibandingkan posisi di sesi penutupan akhir pekan lalu di level 5.675,22.

Sebanyak 98 saham mengalami kenaikan harga, harga 404 saham mengalami penurunan, 85 saham stagnan dan 375 saham belum ditransaksikan. Total nilai transaksi perdagangan sebesar Rp185 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 244 juta unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual saham bersih (net selling) bernilai Rp3 miliar dengan volume penjualan sebanyak 1 juta unit saham.

Sembilan dari 10 indeks sektoral BEI menghijau pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini. Indeks sektor agrikultur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu 1,66% atau 29,64 poin ke posisi 1.813. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor infrastruktur, yang masing-masing naik 0,62% dan 0,56%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang harganya naik Rp425, atau 2,5%, menjadi Rp17.425 per unit, saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang harganya meningkat Rp30, atau 2%, menjadi Rp1.510 per unit dan saham PT Elnusa Tbk (ELSA) yang harganya terangkat Rp6, atau 2%, menjadi Rp306 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang harganya turun Rp60, atau 2,4%, menjadi Rp2.400 per unit, saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya tergerus Rp75, atau 0,8%, menjadi Rp8.775 per unit dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya susut Rp15, atau 0,8%, menjadi Rp1.955 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →