Masyarakat Yuk, Borong! Harga Mobil Baru di 46 Kota Ini Turun Puluhan Juta Rupiah

Oleh : Ridwan | Kamis, 01 April 2021 - 17:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pemberlakuan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM berdampak kepada turunnya harga mobil baru di beberapa kota.

Berdasarkan catatan yang dihimpun BPS, ada 46 kota yang yang terjadi penurunan harga.

"Dari 90 kota IHK kami mencatat ada 46 kota yang terjadi penurunan harga. Tertinggi ada di Manado," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dala konferensi video, Kamis (1/4/2021).

Ia mengatakan ada beberapa merek mobil yang mengalami penurunan harga. Namun, dirinya tidak bisa merinci secara detail merek mobil apa yang mengalami penurunan. 

Tetapi, ia memastikan penurunan harga terjadi pada mobil kelas 1.500 cc

"Ini sesuai PMK nomor 20 Tahun 2021 untuk meningkatkan daya beli masyarakat di sektor industri kendaraan bermotor, pemerintah menanggung penjualan atas barang mewah untuk kendaraan bermotor. PPnBM ini ditanggung pemerintah juga berdasarkan keputusan Menteri perindustrian 169 tahun 2021 dan mulai berlaku 1 Maret 2021," terangnya.

Dengan adanya penurunan harga itu, BPS mencatat mobil menyumbang deflasi cukup dominan pada Maret 2021. yaitu sebesar 0,03 persen. Sumbangan deflasi itu pun membawa inflasi bulan lalu tertahan di level 0,08 persen.

Secara keseluruhan, kelompok transportasi pada bulan Maret mengalami deflasi 0,25 persen. Dari empat subkelompok di kelompok ini, dua subkelompok mengalai deflasi dan dua lainnya mengalai inflasi.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →