751 WNI Jamaah Tabligh Berhasil Direpatriasi ke Indonesia dari India

Oleh : Nata Kesuma | Minggu, 28 Maret 2021 - 12:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - New Delhi, India, KBRI New Delhi dan KJRI Mumbai melalui 15 gelombang repatriasi sejak 20 Mei 2020 berhasil memulangkan seluruh anggota Jamaah Tabligh yang tersangkut masalah hukum di India sejak bulan Maret 2020 yang lalu.

Pada 26 Maret 2021, pukul 07.00 India Standard Time, rombongan terakhir yang terdiri dari 16 orang WNI anggota Jamaah Tabligh bertolak dari Bandara Indira Gandhi New Delhi.​​

"Dengan demikian, saat ini keseluruhan dari 751 WNI anggota Jamaah Tabligh tersebut telah berhasil direpatriasi ke Indonesia," terang pernyataan resmi KBRI New Delhi yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id pada Minggu (28/3/2021).

Sebagaimana diketahui bersama, 751 orang WNI ini tengah melakukan perjalanan wisata religi ke India untuk bertemu dan berkumpul dengan anggota Jamaah Tabligh dari seluruh dunia ketika pemerintah India menerapkan lockdown terkat ipenanganan Covid 19 pada bulan Maret 2020. 

Anggota Jamaah tabligh ini kemudian dianggap melanggar ketentuan lockdown dimaksud. Sebagaimana dapat dilihat pada berbagai media berita tahun lalu, Pemerintah India sangat tegas dan serius dalam memberlakukan lockdown.

Keberhasilan  ini  merupakan hasil koordinasi yang baik antara perwakilan-perwakilan RI di India, khususnya personil KBRI yang tergabung dalam Satgas Covid 19 KBRI New Delhi.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →