Posting Potret Bareng Airlangga dan Agus Gumiwang, Sri Mulyani: Kami Membahas Insentif PPnBM 1500 Cc Keatas
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunggah sejumlah potret pertemuan bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindusterian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas soal kebijakan insentif PPnBM Mobil 1500 cc keatas.
"Diskusi serius dalam suasana open space di gedung Ali Wardhana Lapangan Banteng bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartato dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita," kata Sri Mulyani seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari laman Facebooknya pada Kamis dinihari (25/3/2021).
"Kami membahas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Salah satunya melalui pemberian insentif pengurangan pajak pembelin mobil diatas 1500 CC (PPnBM)," jelasnya.
Menurut Sri Mulyani, ekonomi dapat membaik bila semua pihak turut andil dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.
"Ekonomi Indonesia dapat pulih kembali apabila kita semua berkontribusi melalui konsumsi, investasi dan ekspor," ungkapnya.
"Mari bekerjasama pulihkan ekonomi untuk Indonesia makin baik," tandas Sri Mulyani.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan Sri Mulyani tersebut telah menuai beragam komentar dari masyarakat.
"Tempat ngobrol diskusinya enak juga. semoga hasil diskusinya dapet membuat indonesia bisa keluar cepat dari persoalan ekonomi akibat Pandemi ... Aamin," sebut Andi Arsyad.
"Keadaan Ekonomi Memang Diperlukan Pemulihan Ibu Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati Bangsa Indonesia Beruntung Sekali Mempunyai Srikandi Yang Berjuang Takenal Lelah Kerja, Baik Pekerjaan Yang Terkait Berbagai Internasional Maupan Nasional, Kadang Banyak Menyita Waktu Siang Malam Untuk Perjuangan Demi Kesejahteraan Bagi Masyarakat Indonesia," ujar Dwiyono.
"Kebijakan yang baik tapi perlu dikaji kembali mengenai periodenya, karena saat ini secara global terdapat keterbatasan semikonduktor di seluruh automaker yg menyebabkan terbatasnya jumlah kendaraan yg bisa di produksi. Sehingga tidak bisa meningkatkan perekonomian secara maksimal dari sisi otomotif," kata Tunggul Haryono.
"Perbaiki dulu bunda kebijakan blokir 3 bln angsuran yang di terapkan oleh bank..karna resikonya kami harus minjam d atas dr kebutuhan buka bisnis..Kami tidak teriak pinjaman ratusan juta, kami teriak Pinjaman 15 juta potong blokiran 3 bln + admistrasi+ asuransi + lain-lain yang dibawa pulang tinggal 12 jutaan sekian..," papar Masaid Rahmadi.
"Bu tolong bocoran fortuner sama pajero gedean mana diskonnya?," papar Hidranto.