DPR Setujui Usulan Pemprov DKI Jakarta Gunakan Masjid Sebagai Lokasi Vaksinasi, Ace Hasan: Tidak Perlu Diributkan

Oleh : Nata Kesuma | Selasa, 23 Maret 2021 - 13:25 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan masjid sebagai lokasi vaksinasi Covid-19 tidak perlu dipermasalahkan.

Ia menilai masjid dapat menjadi tempat strategis untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat mengenai vaksinasi.

“Masjid diusulkan untuk menjadi tempat vaksinasi saya kira tidak masalah dan tidak perlu dipersoalkan. Justru sebaliknya masjid merupakan tempat strategis untuk memberikan informasi mengenai vaksin Covid-19. Karena selain menjelaskan tentang vaksin sebagai pelindung diri, namun juga menjelaskan tentang kehalalan vaksin,” jelas Ace, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Selasa (23/3/2021).

Lebih lanjut politisi Partai Golkar ini menyampaikan, program vaksinasi Covid-19 harus dilakukan secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat.

Untuk itu ia mendorong kepada pemerintah untuk segera menetapkan harga vaksin yang sesuai dan terjangkau terhadap seluruh masyarakat Indonesia khusunya menengah ke bawah.

“Langkah-langkah mensukseskan program vaksinasi ini harus terus dilanjutkan dimanapun. Pemerintah harus proaktif untuk dapat memastikan harga vaksin yang terjangkau kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil dan memiliki jumlah kasus positif terbanyak," tandasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta telah merencanakan masjid untuk digunakan sebagai lokasi vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, masjid memiliki sarana pendukung yang memadai untuk proses vaksinasi mulai dari halaman serta bangunan luas dan memiliki pengeras suara untuk mengumumkan pelaksanaan vaksin kepada masyarakat. 

 

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →