Dihadapan Anggota DPR Sri Mulyani Beberkan Kabar Gembira, Menkeu Sebut RI Jadi Pusat Perhatian Negara-negara Dunia Gara-gara Ini

Oleh : Ridwan | Senin, 15 Maret 2021 - 16:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia saat ini berpotensi besar menjadi pemain utama dunia dalam industri baterai electric vehicle (kendaraan listrik/EV). Menyusul melimpahnya kepemilikan biji nikel sebagai salah satu bahan baku untuk pembuatan baterai tersebut.

"Saat ini Indonesia dianggap sebagai pusatnya (nikel), bahkan di beberapa artikel internasional ini menggambarkan suatu sisi ketergantungan terhadap nikel yang meningkat," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Ia pun menyebut saat ini Indonesia menjadi pusat perhatian terhadap pembangunan dari baterai electric vehicle atau kendaraan berbasis listrik.

"Dan sekarang (Indonesia) menjadi pusat perhatian terhadap pembangunan dari baterai electric vehicle itu sendiri," tambahnya.

Menurutnya, peluang tersebut semakin bertambah besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dunia untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi konsumsi bahan bakar berbasis fosil. Sehingga tren kepemilikan mobil listrik secara global diperkirakan akan meningkat tajam ke depannya.

"Dengan kesadaran akan lingkungan yang semakin meningkat, maka mulai dibicarakan mengenai tren kendaraan bermotor mengalami transformasi sangat cepat dari bahan bakar fosil menjadi yang terbarukan atau disebut baterai electric vehicle yang diperkirakan akan mendominasi kendaraan bermotor listrik di seluruh dunia," papar Bendahara Negara ini.

Maka dari itu, jelas Menkeu, percepatan hilirisasi industri nikel menjadi fokus pemerintah saat ini. Walhasil, Indonesia tidak lagi menjadi negara pengekspor sumber daya alam mentah yang tidak memberi nila tambah bagi negara maupun masyarakat.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →