Sedih! Detik-Detik Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Akhirnya Terungkap

Oleh : kormen barus | Kamis, 11 Februari 2021 - 09:08 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta–Teka teki dibalik Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, sedikit demi sedikit mulai terungkap.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memaparkan laporan awal dari penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Dalam laporan tersebut, KNKT memaparkan detik-detik sebelum jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo, sebagaimana mengutip  okezone.com, mengatakan, pada tanggal 9 Januari 2021, pesawat udara Boeing 737-500 registrasi PK-CLC, diawaki oleh 2 pilot, 4 awak kabin dan membawa 56 penumpang. Pada pukul 14.36 WIB, pesawat berangkat dari Bandara Soekarno Hatta di landasan pacu 25R.

Setelah tinggal landas, pesawat terbang mengikuti jalur keberangkatan yang sudah ditentukan sebelumnya (ABASA 2D). Kemudian Flight Data Recorder (FDR) merekam sistem autopilot aktif (engage) di ketinggian 1.980 kaki.

"Setelah tinggal landas mengikuti jalur keberangkatan. Kemudian FDR mencatat FDR si ketinggian 1.980 kaki," ujarnya dalam acara konferensi pers secara virtual, Rabu (10/2/2021).

Pada saat melewati ketinggian 8.150 kaki, tuas pengatur tenaga mesin (throttle) sebelah kiri bergerak mundur (tenaga berkurang) sedangkan yang kanan tetap. Kemudian pada pukul 14.38 WIB, karena kondisi cuaca, pilot meminta kepada pengatur lalu lintas udara (ATC) untuk berbelok ke arah 075 derajat dan diizinkan.

"Pada ketinggian 8.150 kaki, throttle atau tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri bergerak mundur, kata Nurcahyo. Tenaga mesin atau putaran mesin juga ikut berkurang, sedangkan mesin sebelah kanan tetap," jelasnya.

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →