Lewat Ajang IGDS, Kemenperin Dorong IKM Ciptakan Produk Berstandar Internasional

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 06 Februari 2021 - 19:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian terus berupaya mendukung pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk dapat menciptakan produk yang inovatif dan berstandar internasional. Salah satunya melalui penyelenggaraan Indonesia Good Design Selection (IGDS).

Dalam ajang ini, para desainer dan industri dalam negeri akan berlomba-lomba untuk mengembangkan produk terbaiknya.

“Setiap desainer produk bersaing menciptakan produk yang modern dan berkualitas, sebelum kita pasarkan di pasar internasional,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Industry.co.id pada Sabtu (6/2/2021).

Perlu diketahui, para pemenang IGDS setiap tahunnya ini tidak hanya berhak mendapatkan hadiah uang tunai dan piagam, namun juga berkesempatan menimba pengalaman ditingkat dunia.

“Kemenperin turut mendorong daya saing berbagai produk dari para pemenang IGDS 2019 dengan mengikutsertakan pada kontes Golden Pin Design Award 2020 di Taiwan,” ungkap Gati.

Selain itu, para peserta mendapat keistimewaan langsung tembus pada seleksi tahap kedua di kontes desain internasional tersebut yang merupakan hasil kerja sama Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin dengan Taiwan Design Research Institute (TDRI).

Adapun pada gelaran IGDS 2020, Luxium Lamp buatan duo Santi Alaysius dan Hamphrey Tedja meraih juara ketiga kategori Design Product untuk kelompok furnitur dan perabot rumah. 

Menurut Ketua Umum Himpunan Desain Interior Indonesia sekaligus Juri IGDS 2020, Rohadi, Luxium Lamp merupakan sebuah lampu modern berjenis light emitting diode (LED) yang menghasilkan cahaya lembut dan bisa diatur melalui kepala lampunya.

“Desainnya inovatif, produksinya bagus, dan menghadirkan inovasi dengan teknologi baru,” kata Rohadi.

Menurutnya, cara kerja lampu ini juga cenderung berbeda dengan lampu pada umumnya. Lampu LED Luxium ditempatkan pada dasar, bukan digantung atau di atas gagangnya.

“Lalu, cahaya lampu yang mengarah ke atas dipantulkan melalui kepala lampu sehingga menimbulkan bayangan yang sedikit berbelok. Terang cahayanya pun mudah diatur sesuai kebutuhan pengguna,” ulasnya.

Di samping itu, kepala lampu Luxium didesain untuk memantulkan cahaya ke banyak arah, sehingga dapat memengaruhi suasana pada ruangan. Bahkan, bentuk Luxium yang geometris, ikonik, dan sederhana cocok dengan selera anak muda.

Dewan Juri IGDS 2020 juga menilai Luxium Lamp Luxium Lamp yang diproduksi oleh PT Matahari Alka ini cukup solutif dengan fitur pengaturan sentuh pada lampu sehingga memudahkan pemakaian dan menghemat energi. 

Lampu ini dibuat dalam dua ukuran, yakni untuk lampu lantai dan lampu meja. 

"Penerang muktahir ini dibanderol seharga Rp6 juta saat pameran IGDS 2020," pungkas Rohadi.