Kejar Visi RI Jadi Negara Terkuat Kelima di Dunia Tahun 2045, Sri Mulyani: Kita Butuh Dana Capai Rp6.445 Triliun

Oleh : Candra Mata | Selasa, 26 Januari 2021 - 11:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah memiliki tujuan besar dan cita-cita mulia dalam memajukan dan menyejahterakan bangsa. 

Selain itu, pemerintah juga tetap fokus mengejar Visi Indonesia menjadi lima besar negara terkuat di dunia pada 2045.

Untuk mewujudkan itu, menurut Sri Mulyani dibutuhkan investasi yang besar mencapai Rp6.645 triliun.

"Indonesia saat ini masih membutuhkan dana untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, Total investasi untuk infrastruktur estimasi RPJMN bisa mencapai Rp6.445 triliun," kata Sri Mulyani dalam rapat virtual bersama Komisi IX DPR, Senin (25/1).

Kebutuhan itu sejatinya akan dipenuhi melalui APBN, BUMN dan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Namun itu tak cukup, sebab karakteristik pembiayaan khususnya infrastruktur adalah padat modal dengan cost of fund tinggi dan tenor panjang.

Kemudian kapasitas pembiayaan APBN dan BUMN juga sudah sangat tinggi sehingga membutuhkan berbagai upaya untuk meningkatkan pendanaan domestik dalam rangka meneruskan upaya pembangunan.

Oleh karena itu, menurut Sri Mulyani, pemerintah melihat perlu ada terobosan untuk membentuk mitra investasi yang andal dan terpercaya yakni salah satunya melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau disebut juga sebagai Indonesia Investment Authority (INA).

LPI ini jelas Sri Mulyani merupakan solusi terobosan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola jangka panjang, agar dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan. 

"Target LPI adalah mengoptimalisasi nilai investasi pemerintah pusat, meningkatkan FDI, dan mendorong perbaikan iklim investasi karena para investor membutuhkan mitra strategis yang kuat dan andal (reliable) secara hukum dan kelembagaan," ucapnya. ⁣⁣

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 73/2020, LPI telah diberikan modal awal dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp15 triliun yang bersumber dari APBN 2020.⁣⁣

Selanjutnya untuk meningkatkan kapasitas investasi LPI dan meningkatkan tingkat kepercayaan investor pada LPI, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan modal LPI hingga Rp75 triliun dan akan dilakukan secara bertahap di tahun 2021.⁣⁣

"Dengan dibentuknya LPI untuk mengelola investasi pemerintah dan bekerja sama dengan mitra investor komersial diharapkan tercapai pembangunan infrastruktur yang lebih cepat, lebih baik, dan tentunya akan semakin banyak menciptakan dan menyerap lapangan pekerjaan!⁣," pungkasnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →