Didepan Ribuan Mahasiswa Universitas Brawijaya, Jokowi Sebut Indonesia Dibanjiri Segudang Investasi di Awal 2021

Oleh : Ridwan | Selasa, 05 Januari 2021 - 15:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut perekonomian Indonesia sudah mulai bangkit di 2021, pasca terpuruk akibat pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya investasi yang masuk di awal 2021.

Hal tersebut dikatakan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam Dies Natalis Universitas Brawijaya secara virtual, Selasa (5/1/2021).

"Kehidupan perekonomian sudah mulai sedikit bangkit dan akan terus bangkit lebih baik, ditandai dengan semakin banyaknya investasi di awal tahun 2021 ini," kata Jokowi.

Menurutnya, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Selain itu, dapat membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya serta membangkitkan perekonomian Indonesia di tengah persaingan global yang sangat ketat.

Kendati begitu, kata Presiden Jokowi, peluang tersebut membutuhkan kesiapan di berbagai bidang. Khususnya, dalam pengembangan talenta unggul Indonesia yang berkarakter kebangsaan kuat, inovatif, serta kompetitif.

Di sisi lain, Presiden Jokowi meminta civitas akademika Universitas Brawijaya tak hanya puas dengan kepemilikan paten. Dia menilai jumlah paten harus dilanjutkan kerja sama dengan industri untuk memperkuat hilirisasi hasil-hasil riset dan inovasi.

"Saya memperoleh laporan bahwa selama pandemi Covid-19 ini total paten yang diajukan oleh para inventor Unibraw sebanyak 132 paten. Tertinggi di Indonesia dalam kategori Universitas," tutur Presiden Jokowi.

Dia juga mendorong civitas akademika Universitas Brawijaya terus berinovasi dan tak terjebak dalam rutinitas. Jokowi menekankan kreatifitas dosen maupun mahasiswa untuk berinovasi harus terus difasilitasi dan dikembangkan.

"Pendidikan harus dilakukan dengan cara-cara baru. Mahasiswa harus difasilitas agar bisa belajar kepada siapa saja. Bisa belajar kepada siapa saja. Belajar kepada pelaku industri, bisa. Belajar kepada wirausahawan, silakan. Belajar kepada praktisi pemerintahan, baik. Dan belajar kepada para pelaku-pelaku lapangan lainnya," katanya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →