Libur Natal & Tahun Baru Sejumlah Pengusaha Pusat Perbelanjaan Nelangsa! Pengunjung Stagnan Bahkan Sepi

Oleh : Ridwan | Sabtu, 26 Desember 2020 - 16:33 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat, liburan natal dan tahun baru ini tidak ada lonjakan pengunjung yang signifikan. Bahkan, yang terjadi malah cenderung mengalami penurunan.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan tingkat kunjungan liburan Natal tahun ini memang sudah diperkirakan sejak awal walapun harapannya ada peningkatan. Namun faktanya tingkat kunjungan cenderung menurun.

"Sesuai yang diperkirakan bahwa pada hari libur Natal 2020 kemarin tidak terjadi lonjakan kunjungan ke Pusat Perbelanjaan dan bahkan tingkat kunjungan cenderung datar saja," ujarnya saat dihubungi MNC News Portal, Sabtu (26/12/2020).

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa tingkat kunjungan dari pusat perbelanjaan pada natal tahun ini relatif landai. Salah satunya adalah karena adanya pembatasan jam operasional mal dan pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 WIB.

"Berbagai pembatasan yang diberlakukan selama liburan Natal tahun ini cukup berpengaruh terhadap tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan," jelasnya.

Selain itu lanjut Alphonzus, daya beli masyarakat juga saat ini masih sangat rendah akibat adanya pandemi covid-19. Sehingga mempengaruhi tingkat penjualan selama libur natal tahun ini.

"Daya beli masyarakat yang masih terpuruk juga sangat berpengaruh terhadap pola belanja dan tingkat penjualan menjelang serta selama liburan Natal tahun 2020 ini," jelasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →