Tancap Gas! Ini Tiga Jurus Menteri Sandi Percepat Pemulihan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Oleh : Candra Mata | Kamis, 24 Desember 2020 - 20:36 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin langsung memimpin rapat perdananya di Kantor Kemenparekraf seusai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (23/12).

Rapat perdana tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri, Sekretaris Kementerian dan staf ahli serta para deputi Kemenparekraf.

"Tanpa berlama-lama, rapat pertama dengan Wakil Menteri, Sekretaris Kementerian, Staf Ahli dan Deputi di Kemenparekraf langsung kita lakukan seusai prosesi serah terima jabatan," kata sandi dalam unggahan di twitter miliknya @sandiuno dilansir redaksi Industry.co.id Kamis malam (24/12).

Dalam rapat tersebut, Sandi  menyampaikan tiga hal untuk mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air.

"Pertama adalah inovasi. Harus ada perubahan yang mendasar saat kita mengembangkan 5 destinasi super prioritas. Inovasi itu harus dilakukan dari segi infrastruktur, budaya, kuliner, fashion, dan segala hal yang berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif," ungkapnya.

Kedua ialah adaptasi. Menurutnya Kemenparekraf harus mampu beradaptasi dengan keadaan pandemi covid-19. 

Salah satunya dengan terus meningkatkan penerapan ‘CHSE' atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan).

"Terakhir, kolaborasi. Kita harus menggandeng semua pihak. Jutaan lapangan pekerjaan terdampak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini yang harus kita perjuangkan sehingga lapangan kerja kembali terbuka luas, dan penghasilan masyarakat kembali meningkat," pungkas Sandi.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →